Palembang, Berita Rakyat Sumatera – Plh. Sekda Prov. Sumsel, H. Ahmad Najib, SH.,M.Hum menghadiri sekaligus membuka kegiatan penilaian kinerja Kab/Kota dalam pelaksanaan delapan aksi konvergensi penurunan stunting tahun 2021 di Sumatera Selatan.
Sebelum membuka secara resmi kegiatan tersebut Najib menyampaikan bahwa agenda ini dilakukan agar dapat menilai serta merumuskan cara yang sama dalam mempercepat pencegahan stunting di Sumsel.
“Aksi konvergensi tidak dapat dilakukan sendiri – sendiri, ini harus dilakukan bersama dalam melaksankannya”, ucapnya.
Selain itu dijelaskannya juga bahwa kegiatan penilaian ini juga dapat menjadi pemacu semangat pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan dasar yang belum dimiliki atau tersedia dalam mempercepat pencegahan stunting diwilayah masing – masing.
Sementara itu Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintah Daerah III Kemendagri, Budiono Subambang, ST, MPM mengapresiasi atas terselenggarannya kegiatan tersebut, ia mengatakan bahwa pencegahan stunting sejak dini perlu dilakukan dan penting untuk membebaskan anak Indonesia dari resiko terlambatnya perkembangan fisik dan otak.
“Dengan penilaian ini kami berharap dapat meningkatkan kualitas pelaksanaan dalam menurunkan angka stunting serta menjadi penyemangat dalam mencapai target penurunan stunting di Sumsel”,tutupnya.
Dikesempatan yang sama Kepla Bappeda Dr. Ir. H. Firmansyah, M.Sc menyampaikan Tahun ini, penilaian ini akan dilakukan pada 6 kab/kota yang menjadi fokus utama diantaranya Kab. OKI, Kab. Muara Enim, Kab. Banyuasin, Kab. Ogan Ilir, Kab. Lahat dan Kota Palembang. Kab/kota lainnya akan dilakukan pada tahap selanjutnya”, ucapnya.
Turut hadir Para Kepala Bappeda, Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala Dinas PMD Kab/Kota Se – Sumsel serta Para Tim Penilai Kerja Aksi Konvergensi Penurunan Stunting Prov. Sumsel. (rma/ril)







Komentar