oleh

Pemprov Sumsel Gelar Rapat Monitoring Tindak Lanjut Nota Kesepahaman Pengelolaan Kawasan Kenten dan Optimalisasi Penerimaan PBB KB

Palembang, Berita Rakyat Sumatera – Pemprov Sumsel Gelar Rapat Monitoring Tindak Lanjut Nota Kesepahaman Pengelolaan Kawasan Kenten dan Optimalisasi Penerimaan PBB KB (Ruang Rapat Bina Praja, Kantor Gubernur Sumsel, Jum’at, 16/10/2020).

Rapat yang dihadiri Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru (HD) diwakili Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Ir. Yohannes H. Toruan, M.Sc ini dilakukan untuk mempercepat agar terealisasinya rencana Gubernur Sumsel dalam mengembangkan Kawasan Kenten.

Yohanes menyampaikan bahwa Nota kesepahaman ini pada prinsipnya telah disepakati antara kedua belah pihak, “akan tetapi PKS(Perjanjian Kerjasama) belum ditanda tangani dikarenakan Gubernur menginginkan untuk dilakukan rapat internal terlebih dahulu”, ujarnya.

Terkait dengan rencana HD untuk mengembangkan kawasan kenten golf menurut Yohanes pelebaran jalan harus dilakukan dan segera diajukan ke Kementerian PU.

Sementara itu, Koordinator wilayah II Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Asep Rahmat Suwandha menyampaikan Terkait dengan PBB KB, “Saya mengapresiasi apa yang telah dilakukan Pertamina dalam mendukung Pemerintah dengan berkontribusi dalam membayar pajak kendaraan yang dimiliki dengan rutin dan tepat waktu”, ujarnya.

Dijelaskannya juga bahwa HD menginginkan untuk Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor PBB KB dapat diterapkan secara merata baik Kendaraan bermotor didarat atau juga dilaut.

Ditambahkannya bahwa HD juga menginginkan untuk setiap kendaraan milik perusahaan yang beroperasi terutama yang di laut dilakukan pengecekan Konfirmasi Status Wajib Pajak (KSWP) terlebih dahulu sebelum beroperasi.

Sementara itu Kakanwil BPN Prov. Sumsel, Drs. Pelopor, M. Eng., Sc, mengatakan jika PKS sudah ditanda tangani oleh kedua belah pihak, “maka Kami dari BPN akan segera mengeluarkan verifikasinya”, ujar Pelopor. (imf/rel)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *