Palembang, Berita Rakyat Sumatera – Usai menunaikan Ibadah Sholat Jumat , Gubernur Sumsel H Herman Deru dalam sambutannya mengucapkan permintaan maaf terhadapat masyarakat Desa Ibul Besar II yang dikarenakan jadwal safari jumat di Masjid Nurul Huda harus diundur dari minggu sebelumnya. Hal tersebut disebabkan karena adanya pertemuan di Jakarta pada minggu lalu.
“Sekarang kita sudah bisa berkumpul dan saling sapa, dimana beberapa tahun belakang kita tidak bisa menjalankan sholat ibadah berjamaah dikarenakan covid 19. Alhamduliah ditahun ini covid19 sudah mulai turun dan kita harus tetap waspada dan menjalankan protokol kesehatan”, ucap HD.
Selain itu HD juga meminta masyarakat untuk bangkit dan pulih pasca pandemi covid-19 serta berkontribusi dalam kebangkitan perekonomian di sumsel dengan kemampuan yang dimiliki.
“Khususnya masyakarat pemulutan Ogan Ilir tentunya mempunyai kemampuan dan skill tersendiri dalam berkontribusi dalam membangkitkan ekonomi sumsel”, tutur HD.
Dikesempatan yang sama HD juga mensosialisasikan Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) dan meminta masyarakat Desa Ibul Besar II dapat menjalankan program tersebut, agar kemandirian pangan disetiap rumah tangga dapat terwujud.
“Saya harap Camat dan Kepala Desa dapat mengajak masyarakatnya dalam merubah mindset dari pembeli menjadi penghasil. GSMP dapat diterapkan dengan menanam cabe, bawang dan bahan pokok lainnya dipekarangan rumah dan ini akan memberikan dampak yang besar terhadap Sumsel dalam menekan inflasi kenaikan harga BBM”, pungkas HD.
Sebelum berpamitan, HD beserta pendamping memberikan bantuan uang sebesar Rp70 juta untuk keperluan renovasi bangunan Masjid.
Turut hadir Para Kepala OPD Prov. Sumsel dan Para Jamaah Sholat Jumat. (jek/ril)







Komentar