Palembang, Berita Rakyat Sumatera – Gubernur Sumsel H Herman Deru melalui Kadis Kominfo Sumsel H Achmad Rizwan SSTP MM katakan Jurnalisme di era digital dituntut untuk dapat memberitakan informasi akurat dan lengkap bagi kebutuhan publik. Produksi berita pun tidak dapat dilepaskan dari pertumbuhan media sosial dan penggunaannya yang masif di masyarakat.
Hal tersebut diungkapkannya saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Jurnalistik dan Broadcast Dengan Tema “Membangun Isu Bersama Pers Sehat”.
“Jurnalis masa kini dihadapkan pada tantangan menjadi jurnalis yang multitasking, tak hanya pandai menulis tapi juga melek teknologi informasi, dan tetap berpegang teguh pada kode etiknya. Jurnalis juga harus bisa memotret, membuat video dan editing, lalu mengemasnya menjadi sebuah informasi yang berkelas dan disukai,” ujarnya.
Menurutnya, jurnalis juga harus siap bekerjasama dengan tim, seperti desain dan infografis untuk menemukan formula yang tepat mengabarkan berita dalam platform digital. Skill mumpuni tidak cukup untuk melahirkan konten/karya jurnalistik yang berkualitas bila tidak diiringi dengan pemahaman yang benar mengenai kode etik jurnalistik.
“Silahkan ikuti pahami dan implementasikan kegiatan ini agar bermanfaat. Gubernur Sumsel juga memberikan pesan kepada para peserta untuk kegiatan ini agar dapat bermanfaat bagi insan pers di Sumsel sehingga perkembangan pers di Sumsel lebih baik lagi,” tutupnya.
Sementara itu, General Manager Sumatera Ekspres Hj. Nurseri Marwah, katakan bahwa wartawan harus memiliki etika jurnalistik, perlu banyak belajar dan berlatih. Selain itu, juga perlu ada peningkatan kompetensi sesuai dengan perkembangan zaman.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Sumatera Ekspres selama dua hari dari tanggal 30-31 Oktober 2021 dan diikuti oleh Kominfo/Humas se-Sumsel, BUMN, BUMD dan Umum.
Turut Hadir Kadis Kominfo Kab. Lahat Rudy Darma Setiawan, SE.M.Si. (ojn/ril)







Komentar