Palembang, Berita Rakyat Sumatera – Aksi luar biasa dilakukan oleh Ratusan Petani asal Sumatera Utara (sumut) mereka melakukan jalan kaki dari sumut menuju Jakarta untuk bertemu dengan Presiden Republik Indonesia.
Kemarin senin (27/7/20) tak kurang dari 170 orang Petani yang tergabung dalam Perwakilan tani simalingkar dan sei m telah melalui kota Palembang meneruskan perjalanan menuju Jakarta, diketahui sebelumnya mereka telah tiba di Palembang 26/7/20.
Aksi yang menempuh jarak Ribuan kilometer ini dilakukan Rakyat Petani, untuk meminta keadilan dan mengadukan PTPN 2 Tanjung Morawa kepada Joko Widodo atas Penggusuran lahan yang mereka miliki.

Dalam perjalanannya Koordinator aksi Windy Wahyudi menjelaskan lahan yang mereka tuntut tersebut bukanlah tanpa dasar, kami sudah menempati lahan tersebut sejak tahun 1951 dan lahan tersebut sudah bersertifikat Hak Milik.
“Kami hendak meminta keadilan kepada Presiden, dimana kami merasa terjajah di tanah sendiri, tempat tinggal kami telah di rampas oleh korporasi besar yaitu PTPN II.” ucapnya.
Selama ini Kaum Tani sudah menempuh jalur Hukum terkait permasalahan lahan kami, dan juga telah meminta pemerintah Sumut untuk memenuhi tuntutan kami namun pemerintah sumut mengabaikan tuntutan kami. kata windy lagi.

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terkesan tak berpihak kepada masyarakat Tani, Karna membiarkan korporasi menggusur dengan paksa lahan Mereka. Tambah Windy menerangkan.
“kami sudah bertemu dengan Gubernur sumatera utara dan juga DPRD Provinsi sumatera Utara namun lahan kami tetap di sorong dengan alat berat, oleh karnanya kami bertekad untuk terus mencari keadilan” ujarnya.
Berbagai upaya telah kami tempuh, dan aksi ini merupakan harapan besar bagi kaum tani, Memang saat ini yang mengikuti perjalanan panjang ini sebanyak 170 orang namun nasib yang kami perjuangkan ada 2000 kk yang telah kehilangan lahan dan tempat tinggal.
Harapan besar kami Sebagai kaum Tani, agar tidak menjadi buruh di tanah milik kami sendiri ada Pada Presiden Joko Widodo, oleh karna nya apabila nanti diterima Bapak Presiden Kami Berharap dapat di bantunya agar lahan dan tempat tinggal kami dapat kembali kami miliki. (ojn/bbs)







Komentar