Corona di Jawa Timur Melonjak Tajam, Jawa Timur berada di posisi kedua distribusi Covid-19

Surabaya, BeritaRakyatSumatera – Kasus positif Covid-19 di Provinsi Jawa Timur menunjukkan peningkatan tajam. Hingga Minggu (10/5), jumlah penderita korona mencapai 1.502 orang. Secara nasional, Jawa Timur berada di posisi kedua distribusi Covid-19 menggeser Jawa Barat dengan 1.437 kasus dan di bawah Jakarta dengan 5.190 kasus.

Sekarang di Jawa Timur, 52 cluster transmisi 19 telah terdeteksi dengan cluster terbesar di Haji Sukolilo Surabaya dengan 157 kasus.

“Jawa Timur telah meningkat secara signifikan, kami melaporkan kepada Presiden bahwa unsur Pangkogabwilhan perlu membantu pemerintah provinsi, kabupaten, kota, untuk mengatur kembali sehingga gugus tugas daerah dapat didukung sepenuhnya oleh unsur-unsur tentara dan polisi Indonesia ( TNI / Polri) di wilayah ini, ”kata Kepala Satuan Tugas Percepatan Penanganan COVID -19 Doni Monardo dalam konferensi pers melalui siaran langsung akun Instagram Sekretariat Kabinet, Senin (11/5).

Related Post

Doni mengatakan bahwa nantinya Kogabwilhan II juga dapat melibatkan Korps Marinir untuk menyampaikan langkah persuasif untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Jawa Timur kepada publik.

Dia percaya bahwa melibatkan TNI dapat membuat orang lebih patuh dengan berbagai protokol kesehatan untuk mencegah Covid-19.

“Diharapkan bahwa marinir dapat mengundang masyarakat dan tidak perlu mengambil langkah-langkah hukum yang berlebihan kepada masyarakat karena unsur-unsur TNI sangat dihargai. Sehingga masyarakat bisa patuh dan secara sukarela mematuhi arahan khusus terkait protokol kesehatan, ” katanya.

Keterlibatan pertama unsur-unsur TNI, Polri, Kejati, dan Pengadilan Tinggi diadakan di Jakarta. Tim sebelumnya hanya terdiri dari pegawai negeri sipil dari unit kerja daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. (rama/ojan/ bbs)