oleh

Kenali 6 Penyakit yang Sering Menggangu Puasa 

Palembang, BeritaRakyatSumatera – Asupan makanan selama berpuasa sering kali tak beraturan. Terkadang kurang atau justru berlebih. Kondisi ini rentan terhadap sejumlah penyakit yang biasa menyerang saat bulan puasa.

Nah, agar penyakit tak mengganggu ibadah puasa, ada baiknya mengenali penyakit-penyakit tersebut.

1.Refluks asam lambung

Kondisi ini terjadi saat asam lambung naik ke saluran makanan. Dalam kondisi yang lebih parah, asam lambung bisa naik hingga ke kerongkongan atau biasa dikenal dengan istilah gastroesophageal reflux disease (GERD).

Refluks asam lambung ditandai oleh adanya sensasi terbakar pada dada atau heartburn yang membuat Anda merasa tak nyaman.

Mengutip Antara, kondisi ini umumnya terjadi karena kebiasaan langsung tidur atau berbaring usai makan saat sahur. Anda disarankan untuk memberi jeda antara makan sahur dengan tidur selama dua jam.

Selain itu, makan dalam jumlah besar yang biasa terjadi saat berbuka puasa juga bisa memicu naiknya asam lambung. Ditambah lagi dengan konsumsi minuman berkarbonasi, minuman berkafein, serta makanan pedas dan asam.

2.Perut kembung

Menu berbuka puasa harus benar-benar diperhatikan untuk menghindari Anda dari risiko perut kembung. Komposisi makan yang seimbang membuat perut kembung menjauh dari Anda.

Hidangan seperti minuman bersoda dan makanan berlemak dapat memicu gas berlebih dan membuat perut terasa kembung.

Ahli gizi Marya W Haryno menyarankan, penuhi kebutuhan energi seperti karbohidrat, protein, lemak sehat, dan mikronutrien 40-50 persen saat sahur. Penuhi lagi sebanyak 10-20 persen kebutuhan energi saat berbuka puasa.

3.Insomnia

Asupan karbohidrat berlebih dapat meningkatkan kadar glukosa yang bisa mengganggu siklus tidur. Terlalu banyak karbohidrat saat berbuka puasa membuat Anda sulit tertidur.

4.Perasaan lesu

Lesu saat berpuasa disebabkan oleh minimnya aktivitas yang dilakukan. Ditambah lagi dengan faktor asupan gula yang dikonsumsi berlebih.

Anda disarankan untuk tetap bergerak selama menjalani puasa. Jangan lupa untuk tetap melakukan olahraga ringan agar kesehatan tubuh senantiasa terjaga.

5.Pusing

Ahli gizi Jovita Amelia mengatakan bahwa kepala pusing saat Ramadan umumnya disebabkan oleh dehidrasi. Dehidrasi umumnya ditandai oleh mulut kering, lemas, disorientasi, hingga pingsan.

Penuhi asupan cairan harian saat sahur dan berbuka puasa yakni sebanyak delapan gelas per hari. Selain itu, menghindari minuman berkafein seperti beberapa jenis teh dan kopi saat sahur juga bisa membantu Anda terlindungi dari ancaman dehidrasi.

6.Diare

Diare menjadi salah satu penyakit yang kerap muncul di bulan Ramadan. Betapa tidak, orang Indonesia terbiasa berbuka puasa dengan makanan-makanan pedas dan kebiasaan makan yang kurang bersih. (BBS)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *