oleh

Perawat Sedang Hamil 4 Bulan, Positif COVID-19 Meninggal Dunia

Palembang, Berita Rakyat Sumatera – Video seorang tenaga medis yang sedang hamil 4 bulan positif terinfeksi virus corona sampai sore ini masih terus dibagikan. Tenaga medis ini bertugas di Kota Surabaya gugur dalam tugas mulianya merawat pasien Pandemi Corona (COVID-19).

Ade Saputra yang juga ikut menampilkan di akun Facebook nya, terlihat sudah lebih dari 11,900 akun  yang ikut membagikan video tersebut.

Video yang sempat diterima redaksi berita rakyat sumatera pada Senin sore terlihat seorang pasien wanita didorong oleh rekan sesama perawat.

“Kemungkinan selamat kecil sekali, karena sudah menggunakan respirator. Mohon doa untuk ibu dan calon bayi. Semoga ada mukjizat Tuhan. Ya Allah,” tulis pesan yang beredar itu.

Saat pasien itu didorong menuju ke lift terdengar isak tangis perawat perempuan lainnya yang merupakan rekan korban. Bahkan ada yang terlihat pingsan.

Setelah melihat Video tersebut berita rakyat sumatera berselanyar di dunia maya ternaya Perawat yang bernama Ari Puspita Sari S. Kep.Ns itu tidak bisa diselamatkan dan

dinyatakan meninggal dunia pukul 11.00 WIB.

Jika sebelumnya banyak yang mendoakan agar perawat tersebut di berikan Kesehatan oleh ALLAH SWT. Maka pada malam hari ini dapur Redaksi  berita rakyat sumatera mengajak para pembaca memberikan doa dan Alfateha Khusus, kepada salah seorang Pejuang. Yangtelah berjuang di garda terdepan dan  gugur dalam menghadapi pertempuran melawan Virus Covid-19.

Sementara itu terlihat di akun Instagram Gubernur jawa timur Khofifa mengucapkan Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un Kembali pahlawan medis Jawa Timur, berpulang.

“Atas nama pribadi dan Pemprov Jawa Timur, saya ucapkan duka cita mendalam dan ucapan terimakasih sebesar-besarnya atas pengabdian dan pengorbanan almarhumah Ari Puspita Sari, S.Kep, Ns.”

“Doa terbaik kami, Semoga almarhumah dan janin yang dikandungnya syahid dan diganjar oleh Allah SWT dengan surga. Pun, semoga Allah memberikan ketabahan dan keikhlasan bagi keluarga besar yang ditinggalkan. Aamiin.” ujar Khofifah.

Dan tak ketinggalan Dewan Pengurus Wilayah Persatuan Perawat Nasional Indonesia Provinsi Jatim mengucapkan turut berduka cita atas gugurnya perawat itu, Semoga perawat tersebut Husnul Khotimah.(ray/bbs).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *