oleh

Bahaya!!!… Kota Prabumulih Kembali Zona Merah Virus SARS- CoV-2

Prabumulih, Berita Rakyat Sumatera – Sumatera Selatan kini memiliki kembali satu kota yang masuk Zona Merah atau memiliki risiko penularan virus corona atau Covid-19 yang tinggi. Saat ini telah dikeluarkan keterangan kota Prabumulih dengan status Zona merah covid-19.

Selama ini Prabumulih yang di kenal dengan sebutan kota Nanas selalu menjadi anekdot/lelucon bagi beberapa kalangan yang menyebutkan Dimasa Pademi Covid-19 Prabumulih sudah berubah menjadi kota semangka, dengan alasan hijau di luar merah didalam.

Anekdot/lelucon tersebut kini telah terbukti, dengan status Kota Prabumulih di tetapkan Zona merah Covid-19. Saat ini diketahui dari data provinsi sumatera selatan kota Prabumulih :SUSPEK=386 Orang, OTG =571 Orang, POSITIF=108 Orang.

Dan selama ini kota Prabumulih memang terkesan tertutup terkait informasih Covid-19, data yang di buat oleh pemerintah/satuan tugas pun tidak begitu lengkap, bahkan terlihat data yang ada di provinsi sumatera selatan pun terkesan tak Valid dengan Informasih yang di terima berita rakyat sumatera di Kota Prabumulih.

Salah satu contoh di peta data Provinsi di katakan, ada 108 orang yang positif, sementara data di tulis di table keterangan hanya ada 4 orang yang lagi menjalani perawatan, Namun menurut nara sumber yang tidak mau di sebutkan namanya, saat ini di kota prabumulih Puluhan orang sedang menjalani perawatan terkait Virus Covid-19. Ada yang di rawat di RSUD Prabumulih maupun di rawat diberbagai Rumah Sakit Swasta dalam kota Prabumulih.

Terkait data yang terkesan tak Valid dan keterangan nara sumber yang berbeda, berita rakyat sumatera mencoba untuk mengkonfirmasi dengan kepala dinas kesehatan dr. Happy Tedjo namun sayangnya, hingga berita ini di turunkan, mantan kepala Gugus tugas Covid-19 kota Prabumulih ini handphone nya tidak aktif, dan Whatsaap pun tidak terbaca/masuk.

Sementara itu Seorang warga Kota Prabumulih, Andi menyesalkan tidak terbukanya pemerintah kota prabumulih terkait Virus Penyakit Covid-19. Seharusnya pemerintah terbuka saja, jadi kami rakyat dapat mengantisipasinya, ungkap Andi.

“Saya berharap pemerintah serius menangani wabah ini, dan sejak mulai adanya wabah Covid-19 ini saya setuju, kalau semua proyek Fisik/infrastruktur di tunda, apalagi saya melihat banyak Proyek yang di kerjakan tidak begitu mendesak, karna kondisi nya masih Bagus” ujar Andi di hubungi melalui telp selulernya.

“Alangkah baiknya kalau dana Infrastruktur tersebut di pergunakan untuk menagani penyebaran Virus Covid-19 dan dampak Covid-19. Seharusnya keselamatan Rakyat Harus lah menjadi Prioritas yang paling Utama, Saya berani mengatakan demikian liat saja Proyek Proyek yang di kerjakan melalui Dokumen titik Nolnya, masih bisa di tunda koq”. Tutup Andi.

Berikut data Provinsi Sumatera- Selatan terupdate Covid-19.

Update Situasi Terkini Coronavirus Disease (Covid-19) di Provinsi Sumatera Selatan Selasa 11 Agustus 2020. (Photo: hms).

Update Situasi Terkini Coronavirus Disease (Covid-19) di Provinsi Sumatera Selatan Selasa 11 Agustus 2020 Pukul 00.00 WIB.

Total Suspek (ODP + PDP) : 13.976 Orang. Terdiri dari :
Proses Pemantauan : 1.592 Orang
Discarded Suspek : 10.742 Orang

Total OTG : 18.535 Orang, Proses Pengawasan : 857 Orang, Discarded OTG : 15.332 Orang, Konfirmasi Aktif Proses Perawatan : 1.115 Orang, Sembuh : 2.398 orang, Meninggal : 200 Orang. (nfl/ray)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *