Prabumulih, Berita Rakyat Sumatera – Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih menambah amunisi baru dalam memerangi stunting dengan membangun delapan dapur Sentra Pangan Pemerintah dan Gizi (SPPG) di titik-titik strategis kota pada tahun ini.
Wakil Wali Kota Prabumulih, Franky Nasril, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar proyek rutin. Dua dapur telah beroperasi, sementara enam lainnya masih dalam tahap pembangunan dan ditargetkan rampung secepatnya. “Kalau rampung, anak-anak kita langsung merasakan manfaatnya,” ujarnya, Minggu (10/8/2025).
Salah satu dapur SPPG yang pembangunannya dikebut berlokasi di lingkungan Polres Prabumulih. Fasilitas ini akan menjadi pusat distribusi makanan sehat dan bergizi bagi siswa sekolah, dengan tujuan memastikan asupan gizi yang cukup sejak dini. Franky menyebut SPPG sebagai langkah konkret untuk memutus rantai kemiskinan gizi.
Menurutnya, penyediaan makanan bergizi gratis diharapkan dapat mencetak generasi yang lebih cerdas, sehat, dan produktif. “Generasi emas dimulai dari perut yang kenyang dan gizi yang tepat,” tegasnya.
Pemkot Prabumulih juga mengajak pihak swasta, instansi, dan masyarakat untuk berkolaborasi, baik melalui bantuan peralatan, bahan pangan, maupun tenaga relawan. Dengan semangat gotong royong, SPPG diharapkan menjadi gerakan massal yang efektif melawan stunting di Prabumulih. (mhn/bbs)







Komentar