Bandar Lampung, Berita Rakyat Sumatera – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mendorong peningkatan inovasi di sektor peternakan guna mempercepat produksi dan konsumsi protein di daerah.
“Lampung harus terus berinovasi agar populasi ternak meningkat. Pemerintah daerah telah melakukan perbaikan genetik melalui teknologi inseminasi buatan,” ujar Gubernur Mirza di Bandarlampung, Jumat (3/10/2025).
Ia menegaskan pentingnya kolaborasi dengan universitas dan balai, termasuk Balai Inseminasi Buatan, serta ketersediaan mantri hewan di setiap daerah untuk memperkuat pelaksanaan inseminasi. “Jangan sampai ada sapi jantan yang mandul. Inovasi diperlukan agar produktivitas ternak tetap terjaga,” tambahnya.
Saat ini, tercatat 16 ekor sapi jantan unggul siap menjadi sumber benih, terdiri dari empat ekor Limousin, dua ekor Simental, lima ekor Brahman, dan empat ekor Madura. Dari jumlah tersebut, diperkirakan dapat dihasilkan hingga 50 ribu anak sapi melalui inseminasi buatan.
Selain itu, Pemprov Lampung juga telah menerbitkan 30 sertifikat Nomor Kontrol Veteriner (NKV) bagi unit usaha dan rumah pemotongan hewan (RPH) sebagai bagian dari upaya memajukan sektor peternakan sekaligus menjaga kesehatan hewan secara berkelanjutan.
Menurut Gubernur, tantangan ke depan cukup berat karena kebutuhan protein hewani terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan peningkatan taraf hidup. Data FAO mencatat, konsumsi daging dunia diperkirakan naik 14 persen pada 2030. Sementara konsumsi daging per kapita di Lampung masih di bawah rata-rata nasional, termasuk konsumsi ayam.
“Kesadaran masyarakat terhadap gizi dan makanan sehat membuat konsumsi terus naik. Lampung harus mengejar ketertinggalan konsumsi protein dengan memperkuat inovasi dan dukungan infrastruktur,” jelasnya.
Untuk itu, ia menekankan perlunya penguatan Balai Karantina, UPTD Kesehatan Hewan dan Pakan, serta laboratorium guna mendukung ekosistem peternakan. “Jika sektor peternakan kuat, pendapatan masyarakat ikut meningkat, usaha peternakan berkembang, dan ekonomi daerah bergerak lebih baik,” pungkas Gubernur Mirza. (mhn/bbs)







Komentar