oleh

COVID-19 TEMBUS CUACA TERDINGIN DI DUNIA

Anchorage, BeritaRakyatSumatera – Covid-19 membuka seluruh mata dunia, tak ada satu negara pun yang berani menggangap bahwa covid 19 bukan lah musuh besar, tinggal menunggu waktu mereka hadir dalam suatu wilayah, terbukti baru baru ini di Negara Bagian Amerika yang terkenal super dingin Alaska si Covid-19 merenggut nyawa penduduk Alaska, berikut berita yg di lansir oleh Alaska Public Media.

Orang pertama yang meninggal di Alaska yang disebabkan oleh COVID-19 telah meninggal di Alaska Native Medical Center (ANMC) di Anchorage.

Pejabat kesehatan negara mengatakan pasien itu adalah seorang wanita 63 tahun dengan masalah kesehatan yang mendasarinya. Kematiannya datang ketika Gubernur Alaska Mike Dunleavy mengumumkan mandat kesehatan yang membatasi pergerakan di Alaska dan melakukan perjalanan di negara bagian itu.

“Kami percaya bahwa kematiannya adalah akibat dari virus ini, meskipun itu diperburuk oleh kondisi medis yang mendasarinya,” kata Chief Medical Officer Alaska, Anne Zink.

Juru bicara Pusat Medis Asli Alaska Shirley Young mengatakan, pasien datang ke rumah sakit untuk perawatan sakit yang sebelumnya yang dianggap tidak berhubungan dengan COVID-19, namun, Pasien dinyatakan positif COVID-19 kata Young.

“Pada waktu itu, pasien baik-baik saja, mengikuti protokol isolasi diri di kediaman mereka,” kata Young. “Tapi tidak lama kemudian, departemen darurat di ANMC diberitahu bahwa kondisi pasien memburuk dengan cepat dan menyarankan pasien untuk kembali ke rumah sakit.”

Staf rumah sakit menempatkan wanita itu ke dalam isolasi untuk mengurangi paparan staf atau pasien lainnya, kata Young. Setelah dirawat di rumah sakit, pasien meninggal pada hari Jumat.

Ini adalah orang pertama yang meninggal di Alaska dikarenakan virus pandemic itu. Seorang Alaska meninggal karena penyakit itu pada tanggal 16 Maret di negara bagian Washington.

Jumlah kasus COVID-19 di Alaska terus bertambah. Saat ini (4/16), negara melaporkan 300 kasus dan Sembilan kematian, menurut Departemen Kesehatan dan Layanan Sosial Alaska. (ojan/bbs).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *