oleh

Kejagung dan PWI Bahas Penguatan Ekosistem Pers di Tengah Disrupsi Digital

Jakarta, Berita Rakyat Sumatera — Jaksa Agung ST Burhanuddin menerima kunjungan Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Akhmad Munir dan menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi dengan insan pers yang disebutnya sebagai sahabat strategis bagi Kejaksaan.

“Bagi kami, pers adalah sahabat yang harus dijaga. Tanpa pemberitaan dari teman-teman media, masyarakat tidak akan tahu apa yang kami kerjakan,” ujar Burhanuddin dalam keterangannya di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Kamis.

Burhanuddin menegaskan bahwa Kejaksaan Agung selalu terbuka terhadap komunikasi dan kerja sama dengan media, baik di tingkat pusat maupun daerah.

“Silakan teman-teman di daerah menjalin komunikasi dengan jajaran kami. Jangan sampai tertutup, karena keterbukaan adalah kunci agar masyarakat mengetahui kinerja lembaga kami,” tambahnya.

Ia juga mengajak seluruh insan pers untuk terus bersinergi menyampaikan informasi yang akurat dan mendorong terbentuknya kepercayaan publik.
“Ayo kita terus bekerja sama. Kami membutuhkan peran media dalam menyampaikan apa yang telah kami kerjakan kepada masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Akhmad Munir—yang juga menjabat sebagai Direktur Utama LKBN Antara—menjelaskan bahwa PWI Pusat saat ini fokus menjalankan tiga program utama dalam memperkuat organisasi dan peran pers nasional.

“Program pertama adalah konsolidasi organisasi pasca dinamika internal beberapa waktu lalu. Kami bersyukur seluruh permasalahan hukum yang sempat muncul kini telah selesai dengan baik setelah kami bertemu dengan Bapak Kapolri,” jelas Munir.

Program kedua adalah pendidikan dan pelatihan wartawan melalui tiga kegiatan utama: Safari Jurnalistik, Sekolah Jurnalisme Indonesia (SJI), dan Uji Kompetensi Wartawan (UKW).
“Kegiatan ini kami selenggarakan secara mandiri bersama para pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah dan kejaksaan di berbagai wilayah, untuk menjaga integritas dan profesionalitas wartawan,” tambahnya.

Hingga kini, PWI memiliki lebih dari 30.000 anggota, dengan lebih dari 20.000 di antaranya telah mengikuti uji kompetensi. PWI berkomitmen memperkuat kapasitas SDM wartawan agar mampu beradaptasi dengan tantangan zaman, terutama di tengah disrupsi digital.

“Platform digital global telah mengubah pola konsumsi informasi publik dan berdampak signifikan terhadap keberlanjutan ekonomi perusahaan pers. Karena itu, kami terus berupaya memperkuat ekosistem pers nasional,” kata Munir.

Dalam kesempatan itu, Munir juga mengundang Kejaksaan Agung untuk hadir dan berpartisipasi dalam Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang akan digelar di Serang, Banten, pada 9 Februari mendatang.
“Kami berharap Kejagung dapat turut berkolaborasi, khususnya dalam literasi hukum dan kegiatan pameran pada peringatan HPN tahun depan,” ujarnya.

(mhn/bbs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *