Jakarta, Berita Rakyat Sumatera – Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Ferry Juliantono sebagai Menteri Koperasi dalam Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Senin.
Ferry sebelumnya menjabat Wakil Menteri Koperasi dan kini menggantikan Budi Arie Setiadi. Ia dikenal memiliki rekam jejak panjang di berbagai organisasi, khususnya di sektor koperasi.
Sejak 2019, Ferry menjabat Wakil Ketua Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) dan sejak 2018 menjadi Sekretaris Dewan Pengurus Induk Koperasi Unit Desa (Induk KUD). Ia juga aktif sebagai Ketua Dewan Pengawas Induk Koperasi Pondok Pesantren (Inkopontren), Ketua Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran, serta Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Syarikat Islam. Saat ini, ia juga merupakan Komisaris PT Pertamina Patra Niaga.
Sebelumnya, Ferry pernah menjabat Ketua Dewan Pengawas Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) (2019–2022), Ketua Induk Koperasi Pedagang Pasar (Inkopppas) (2019–2022), serta Ketua Asosiasi Pemasok Batubara Indonesia (Aspebindo) (2010–2022).
Ferry menempuh pendidikan S1 Akuntansi di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran (1993), melanjutkan ke program Pascasarjana Ekonomi Politik Internasional FISIP Universitas Indonesia (2006), dan meraih gelar Doktor Sosiologi dari UI pada 2015.
Karier politiknya dimulai pada 2010 saat bergabung dengan Partai Demokrat. Ia kemudian berlabuh di Partai Gerindra dan kini menjabat Wakil Ketua Umum Bidang Penggalangan Massa DPP Partai Gerindra.
Ferry juga aktif menulis. Tiga karyanya yang sudah diterbitkan antara lain Jalan Baru Ekonomi Diadili (2009), Pertanian Indonesia di bawah Rezim WTO (2007), dan Tanah untuk Rakyat (2000). Ia pun pernah menerima sejumlah penghargaan, di antaranya menjadi Wakil Serikat Pekerja Indonesia dalam Konferensi International Labour Organization (ILO) di Jenewa, Swiss (2001) serta penghargaan “100 Tokoh Koperasi Indonesia” dari Irsyad Muchtar. (mhn/bbs)







Komentar