Categories: Berita Nasional

Wagub Mian Usulkan Pembangunan Infrastruktur di Tiga Kawasan Transmigrasi Bengkulu

Bengkulu, Berita Rakyat Sumatera — Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, mengusulkan pembangunan infrastruktur di tiga kawasan transmigrasi Provinsi Bengkulu kepada pemerintah pusat.

“Kawasan yang kami ajukan meliputi Kota Terpadu Mandiri (KTM) dengan penambahan fasilitas Islamic Center senilai kurang dari Rp10 miliar. Semoga dapat terealisasi pada tahun 2026,” ujar Mian di Bengkulu, Rabu (29/10).

Selain kawasan KTM, Mian menyebut dua wilayah lain yang diusulkan, yakni Pulau Enggano yang merupakan kawasan pulau terluar Indonesia dan termasuk dalam program Inpres, serta kawasan Padang Ulak Tanding di Kabupaten Rejang Lebong yang berbatasan langsung dengan Provinsi Sumatera Selatan.

Related Post

Usulan tersebut, kata Mian, merupakan langkah strategis untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di kawasan transmigrasi Bengkulu.

Ia menjelaskan, proposal pembangunan tersebut telah disampaikan langsung kepada Wakil Menteri Transmigrasi RI, Viva Yoga Mauladi, di Kantor Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) di Jakarta, Selasa (28/10).

Menurut Mian, pembangunan infrastruktur di kawasan transmigrasi memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, sekaligus menekan tingginya biaya logistik dan ongkos ekonomi di wilayah terpencil.

“Pembangunan infrastruktur di kawasan transmigrasi akan membuka akses ekonomi baru dan mempercepat pemerataan pembangunan antarwilayah,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi mengapresiasi langkah proaktif Pemerintah Provinsi Bengkulu yang terus memperjuangkan pembangunan di wilayah transmigrasi.

“Usulan dari Pak Wakil Gubernur sangat baik. Kami akan menindaklanjutinya melalui koordinasi lebih lanjut dengan tim teknis,” ujar Viva Yoga.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemprov Bengkulu dalam memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat guna mempercepat pembangunan infrastruktur serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat transmigrasi di seluruh wilayah Bengkulu. (mhn/ril)