oleh

Gubernur Provinsi Sumsel menerima audiensi Komunitas Musi Aerobotic Sumsel

Palembang, Berita Rakyat Sumatera – Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menerima audiensi Komunitas Musi Aerobotic Sumsel
KEMAS yang beranggotakan Nanang Jatmiko sebagai Keua Komunitas, Muslim sebagai perakit dan Ebit sebagai ahli pemetaa dan analisa data menghadap Gubernur Sumsel dengan membawa hasil ciptaannya berupa Drone Air USV yang bisa difungsikan untuk mencari Back Box (kota hitam) pesawat terbang.
.
Guberbur Sumsel, H.Herman Deru menyambut baik atas temuan tiga orang sekawan yang merupakan warga Sumsel ini. Menurutnya, temuan teknologi tersebut sangat dibutuhkan dalam mengatasi kebutuhan dan masalah yag terjadi di tengah masyarakat.
.
“Ternyata komunitas ini punya peralatan canggih. Harapan saya alat ini bisa digunakan untuk misi SAR. BPBD saya minta melakukan komunikasi dengan SARNAS, siapa tahu masih butuh bantuan terkait pencarian puing pesawat Sriwijaya Air yang jatuh,” ucapanya.
.
Dijelaskan orang nomor satu di Sumsel ini, temuan tersebut akan dilakukan uji coba beberapa tahap. Setelah dinyatakan layak akan dikembangkan untuk dipergunakan dan perbanyak dalam misi kemanusiaan di Sumsel.
.
“Saya sambut baik temuan seperti ini, bahkan saya sudah tantang para siswa dan masyarak Sumsel yang bisa membuat alat untuk membantu produktifitas petani di Sumsel, baik pada tahap penanaman hingga masa panen,” ujarnya.
.
Herman Deru megaku, pihaknya akan lebih senang lagi jika masyarakat Sumsel menemukan alat baru yang bisa memberikan manfaat secara langsung bagi petani Sumsel yang memiliki komoditi andalan seperti beras, jagung dan kopi.
.
“Tiga orang yang berhasil membuat drone air ini akan kita bina melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Sumsel. Sehingga bisa mengembangkan temuannya lebih baik lagi,” ucapnya.
.
Sementara itu, Ketua KEMAS, Nanang Jatmiko mengatakan, alat tersebut telah dibuat dan dirakit sejak 2018 lalu. Dan telah melalui empat kali uji coba untuk menemukan benda dan mengukur kedalaman sungai di Palembang. (icn/rel)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *