Menurut Herman Deru, saat ini masih banyak masyarakat yang belum mengerti dan sadar terkait hukum tersebut. Untuk itu, edukasi harus masif dilakukan baik oleh institusi seperti Kejati maupun institusi terkait lainnya.
“Sumsel memiliki potensi menjadi pusat penegakan hukum dan edukasi hukum yang baik. Edukasi hukum tersebut merupakan suatu keharusan, termasuk juga di Kabupaten dan Kota yang ada di Sumsel. Tidak hanya hukum pidana, literasi menyoal hukum perdata juga dapat dilakukan” ujar HD.
Disisi lain, Gubernur Herman Deru juga meminta agar Kajati yang baru segera menunjuk kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) yang mengalami kekosongan.
Diketahui, Sarjono Turin baru dua pekan belakangan menjabat sebagai Kepala Kejati Sumsel. Dimana sebelumnya, Sarjono Turin menjabat sebagai Direktur Upaya Hukum Luar Biasa, Eksekusi dan Eksaminasi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung.
Sebab itulah, dia menegaskan akan semaksimal mungkin membantu dalam upaya penegakan hukum.
Suasana akrab terlihat dalam silahturahmi tersebut. Baik Gubernur Sumsel, Forkopimda hingga Bupati dan Walikota berbaur dan tak terlihat adanya perbedaan. Momen yang tak setiap hari terjadi itu pun dimanfaatkan dengan berbagai kegiatan santai. (jek/ril)







Komentar