Palembang, Berita Rakyat Sumatera – Gubernur Sumsel H Herman Deru diwakili Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Dr. Ekowati Retnaningsih, SKM., M. Kes menghadiri pertemuan verifikasi dan validasi database Sistem Informasi Manajemen Penyuluhan Pertanian (SIMLUHTAN) serta penguatan materi dan informasi penyuluhan pertanian Provinsi Sumatera Selatan dan Lampung.
SIMLUHTAN adalah sistem informasi berbasis web yang dikembangkan oleh Kementerian Pertanian yang menyajikan data dan informasi Kelembagaan Penyuluhan Pemerintah (Provinsi, Kabupaten, dan Kecamatan), data ketenagaan penyuluh pertanian (Penyuluh PNS, Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian, Penyuluh Swadaya), data Kelembagaan Petani (Kelompok Tani, Gabungan Kelompok Tani, Kelembagaan Ekonomi Petanian.
HD melalui Ekowati katakan sektor pertanian adalah salah satu sektor yang tidak banyak terdampak covid-19 karena pertanian kebutuhan utama manusia. Sektor pertanian tetap tumbuh baik untuk ekspor maupun produksinya, sehingga sektor pertanian lebih diprioritaskan untuk pembangunan di Sumsel.
“Gubernur Herman Deru punya terobosan 1 desa 1 penyuluh pertanian yang diprogramkan agar terpenuhi. Dengan pemenuhan SDM harus ada peningkatan produktivitas pertanian di Sumsel, petani yang didampingi penyuluh pasti kinerjanya lebih baik. Ukuran Produksi meningkat kualitas meningkat,” katanya.
Tahun 2021 di Sumsel ada 3351 orang pendamping dan penyuluh pertanian terdiri 1.553 penyuluh pendamping didanani APBN, dan 1.400 APBD Provinsi Sumsel. Akan terus ditambah untuk meningkatkan produktivitas pertanian, kab/kota juga menyiapkan anggaran bagi 398 penyuluh.
Kegiatan ini dilaksanakan selama 3 hari dari tanggal 30 September 2021 hingga 2 Oktober 2021 dengan total peserta 150 orang.
Turut hadir Kadis Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura, Dr. Ir. H. R. Bambang Pramono, M.S. (jek/ril)







Komentar