Batanghari, Berita Rakyat Sumatera – Menjelang hari Raya Idul Adha 1443 Hijriyah , Pemkab Batanghari terus melakukan pemantauan ketersediaan dan harga setiap bahan pangan di pasar-pasar yang tersebar di delapan kecamatan, di daerah itu salah satunya di pasar tradisional Keramat Tinggi Muara Bulian.
“Saat ini harga masih tinggi seperti harga cabai rawit merah yang mencapai Rp110 ribu, cabai merah masih berkisar Rp85 ribu rupiah perkilogram, cabai rawit hijau Rp70 ribu rupiah perkilogram, bawang merah berkisar Rp50 ribu rupiah ,” kata Petugas Enumator Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Batanghari, Tommi, Jum’at (24/06)
Tingginya harga komoditi pangan masih terjadi sejak beberapa pekan terakhir ini. Hal tersebut masih terus menjadi perhatian serius pemerintah Kabupaten Batanghari, apalagi sebentar lagi akan mendekati hari Raya Idul Adha.
Dari hasil pantauan petugas ketahanan pangan, saat ini melonjaknya harga disebabkan oleh sejumlah daerah pemasok saat ini sedang dilanda cuaca ekstrim.
“Harga saat ini terbilang masih jauh dari harga normalnya, sebab naik hampir 50 persen lebih. sedangkan untuk harga ayam, beras, minyak kemasan, gula dan daging sapi masih terbilang normal, sebab harganya hanya berubah-ubah sedikit,” ujarnya.
Kenaikan ini terjadi dikarenakan beberapa wilayah pemasok seperti Kerinci, Lampung, Padang, Bengkulu dan Jawa mengalami cuaca ekstrim, bahkan harga pupuk maupun pakan juga mengalami kenaikan, sehingga jumlah pasokan di Batanghari mengalami penurunan.
“Tim dari Dinas ketahanan pangan akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait yang tergabung dalam satgas pangan setempat guna mensiasati pengendalian inflasi harga tersebut,” tutupnya. (rma/bbs)







Komentar