oleh

Pj Gubernur Sumsel Pimpin Apel Pelepasan Pasukan Tambahan Satgas Karhutbunla

PPalembang, Berita Rakyat Sumatera – enjabat (Pj) Gubernur Sumsel Agus Fatoni memimpin apel pelepasan Satuan Tugas Kebakaran Hutan Perkebunan dan Lahan (Satgas Karhutbunla) bantuan kendali operasi Yonif Lampung bertempat di Halaman Kantor Bupati Kabupaten Ogan Komering Ilir, Rabu, (11/10/2023).

Apel dimulai dengan pemeriksaan kesiapan pasukan dan alat pengendalian karhutla oleh Pj Gubernur Sumsel bersama Forkopimda Sumsel dan Forkopimda Kabupaten OKI. Dalam kesempatan itu, Pj Gubernur Sumsel juga memberikan bantuan tanggap bencana karhutla berupa mesin pompa dan peralatan secara simbolis kepada Dandim 0402 OKI-OI.

“Hari ini kita melakukan apel pelepasan pasukan tambahan penanganan karhutla untuk mengoptimalkan dan mempercepat proses pemadaman api pada karhutla di Kabupaten OKI,” jelasnya.

Ditambahkan Fatoni Kita terus berkomunikasi dan mengajak semua pihak untuk bersama-bersama dalam melakukan penanganan karhutla. Bahkan Forkopimda telah bertemu dan berkoordinasi dengan para pengusaha dan Bupati/Walikota serta Forkopimda di kab/kota untuk penanganan karhutla ini.

Selain itu, juga dilakukan koordinasi dengan perusahaan induk yang berada di Pusat. Hal ini direspon dengan cukup baik, mereka akan dibantu sesuai kondisi perusahaan masing-masing.

“Saya juga mengajak semua pihak untuk solat Istisqo’ (solat meminta hujan) bersama di seluruh kab/kota dan di pesantren-pesantren pada hari jumat pagi (13/10) mendatang,” ujarnya.

Pangdam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Yanuar Adil, mengatakan penambahan pasukan ini dilakukan karena semua pasukan di Sumsel sudah terplot untuk bertugas di berbagai daerah. Bahkan pasukan yang datang dari Lampung ini juga baru pulang 2 minggu dari operasi di Papua.

“Untuk penanganan karhutla ini akan dilakukan dengan teknik yang baru yaitu menggunakan cairan foam dan gel untuk diterapkan di titik-titik hotspot. Juga ada bantuan 3 pesawat dari Danlanud Panglima TNI untuk mendukung giat TMC dan kemungkinan bisa dilakukan besok hari,” ungkapnya.

” Tim tambahan ini akan sementara ini akan ditugaskan selama 30 hari kedepan dengan total 350 personil.” ujarnya. (rma/ril)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *