oleh

Sinergi Pemprov Sumsel dan Kodam II/Sriwijaya Melalui Karya Bhakti TNI Tahun 2021

Palembang, Berita Rakyat Sumatera – Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru diwakili Plh. Sekda Provinsi Sumsel H. Akhmad Najib menyaksikan langsung penandatanganan surat pernyataan kesanggupan, MoU, dan kontrak swakelola antara Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Provinsi Sumsel dengan Kodam II/Sriwijaya kegiatan Karya Bhakti TNI tahun 2021.

Program kegiatan terpadu itu untuk mempercepat pelaksanaan pembangunan di daerah dengan harapan kesejahteraan masyarakat juga meningkat. Selain itu, bertujuan untuk pembinaan keamanan wilayah. Dilaksanakan di Kabupaten OKU, Kabupaten OKU Timur dan Kabupaten OKU Selatan.

H. Akhmad Najib mengatakan, salah satu tugas pokok TNI adalah membantu tugas pemerintahan di daerah, sehingga kegiatan Karya Bhakti TNI ini dilaksanakan pada daerah yang di anggap prioritas dalam membangun desa.

Dijelaskannya, Pemprov Sumsel telah menggelontorkan dana sebanyak Rp. 25 Miliar tahun anggaran 2021 pada DPA-SKPD Dinas PMD Provinsi Sumsel untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di daerah melalui program kegiatan Karya Bhakti TNI.

“Ini salah satu wujud kepedulian Pemprov Sumsel dan TNI kepada masyarakat,” ujarnya.

Lanjut Akhmad Najib, dana yang diberikan Pemprov Sumsel tersebut harus dikelola dengan transparan, akuntabel, partisifatif, tertib dan disiplin anggaran. Sehingga, perlu ada tim persiapan, tim pelaksanaan, dan tim pengawasan.

“Dengan demikian perencanaan, pelaksanaan, dan pertanggungjawaban keuangan kegiatan tersebut sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan. BPKP dan Inspektorat akan mengawal kegiatan Karya Bhakti TNI ini,” tutupnya.

Turut hadir Kepala Dinas PMD Provinsi Sumsel, H. Wilson, S.Sos., MM., serta para kepala OPD Provinsi Sumsel lainnya. (jek/ril)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *