oleh

Usai Lebaran Aktifitas Pasar Tradisional Pekanbaru Belum Normal

Pekanbaru, Berita Rakyat Sumatera – Aktifitas perdagangan di sejumlah pasar tradisional di Kota Pekanbaru, Riau, seperti di Cik Puan, Kodim dan Rumbai  belum normal memasuki H+2  Idul Fitri 1442 Hijriyah.

Selain itu, sebahagian besar lapak pedagang masih tutup dan lampu di beberapa lorong pasar juga padam dikarenakan pedagang masih dalam suasana lebaran.  Tak jarang masyarakat yang datang hendak berbelanja kembali ke rumah dengan rasa kecewa.

Sementara beberapa pedagang yang sudah berjualan mengaku sengaja berjualan karena masih menyisakan stok sebelum lebaran.

“Belum ada barang baru masuk dari toke di Sumbar masih suasana lebaran, petani belum ada yang ke ladang ini tomat stok sebelum  Idul Fitri,” kata Ajo (38).

Dikatakan dia, karena banyak permintaan stok sedikit harga tomat jadi naik Rp14.000 per kilogram, dari harga sebelumnya Rp10.000 per kilogram.

“Ia jarang-jarang momen seperti ini,” ujarnya.

Sinaga (40) pedagang barang harian mengaku saat berbelanja di Pasar Kodim, hanya mendapati beberapa pedagang saja yang mulai berjualan bahan pokok, terutama sayuran, cabai dan bumbu dapur.

“Pasar masih sepi tidak yang berjualan cuma  pedagang sayuran, cabai tomat, dan bumbu dapur,” kata Sinaga.

Dia mengakui dikarenakan sedikitnya yang berjualan, ia terpaksa hanya membawa yang ada saja untuk dijual, sebab sudah lima hari warungnya tutup tidak berjualan dikarenakan  libur Lebaran.

“Aneka ikan laut, ikan sungai juga belum ada terpaksa cuma bawa daging ayam potong,” katanya.

Hal yang sama diakui Upik (50) pedagang barang harian lainnya, ia terpaksa tidak ke pasar  karena masih ingin bersilahturahmi.

“Warung kami sudah buka mulai hari ini tetapi belum menjual bahan pokok  basah seperti sayuran dan ikan, ini hanya melayani stok yang ada aja dulu seperti beras, gula, dan sebagainya,” kata Upik.

Ia yakin kalau ke pasar pun para pedagang belum lengkap, belum ada yang berjualan.

“Lagi pula yang belanja juga belum ramai, tunggu sepekan dulu lah,” katanya. (mhn/bbs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *