oleh

Wow..8 Pasang Suami Istri Bangladesh Diisolasi di Jakabaring

PALEMBANG, BeritaRakyatSumatera – Data terbaru dari Rumah Sehat Covid-19 Jakabaring Sport City (JSC), ada 34 orang yang diisolasi terkait kasus Coronavirus Covid-19. Dari 34 orang tersebut, 8 orang adalah pasangan suami istri dari negara Bangladesh dan 3 orang dari negara Srilangka.

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, diwakili Pelaksana harian Rumah Sehat Jakabaring, Aufa Syahrizal, mengatakan warga negara asing (WNA) tersebut sudah diberlakukan sesuai penanganan Covid-19. “Sesuai arahan Gubernur Sumsel pak Herman Deru dan Wagub yang juga Ketua ODP Center pak Mawardi Yahya, pelayanan penanganan Covid-19 di Sumatera Selatan tetap dilakukan seperti biasa. Sekarang ada 11 WNA termasuk 8 WNA suami istri dari Bangladesh, total di Wisma Atlet 34 orang. Sebanyak 23 orang ODP lama, yang 11 orang WNA itu adalah ODP baru,” kata Aufa.

Mengenai para WNA tersebut, lanjut Aufa, merupakan jama’ah tabligh yang konon kabarnya datang ke Palembang untuk belajar dan memperdalam agama Islam. Mereka ini datang ke Palembang 3 bulan yang lalu dan rencananya akan kembali ke negaranya. Tapi karena Negara mereka Lockdown maka mereka tidak bisa pulang ke Negaranya.

“Agar mereka tidak berkeliaran yang akan membuat keresahan. Dan untuk menjaga keselamatan mereka serta mengurangi penyebaran wabah COVID’19. Mereka dikarantina di Rumah Sehat COVID’19 JSC. Kitapun telah berkoordinasi dengan pihak Imigrasi berkaitan dengan status VISA kunjungan mereka, ” terang Aufa.

Menurut Aufa, sesuai dengan arahan Gubernur HD dan  Ketua Umum Tim Satgas Unit Rumah Sehat Covid’19 JSC, Mawardi Yahya dan prosedur penanganan ODO, sebelum para WNA ini di karantina di Rumah Sehat mereka lebih dulu dilakukan swap test  di RS Bari Palembang.

Ditanya soal fasilitas yang sediakan bagi ODP Aufa mengatakan pihaknya tetap berupaya memberikan layanan maksimalkan seperti ruang/ kamar istirahat setaraf hotel Bintang 3 (satu ODP/ satu Kamar).

Makan disesuaikan saat bulan puasa, kemudian pemeriksaan kesehatan dilakukan tiap Hari. Bahkan untuk menjaga kebugaran setiap pagi, para ODP di ajak senam pagi bersama dibawah bimbingan Petugas dari Kesdam.

“Yang tak kalah penting untuk menguatkan mentaliti mereka para ODP yang dikarantina tim Satgas di rumah sehat ini jug menghadirkan Psikolog dan Ustad. Pokoknya semaksimal mungkin kita buat mereka nyaman,” ujarnya.(hms/jeki).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *