Pagar Alam, Berita Rakyat Sumatera – Kejuaraan tingkat provinsi itu merupakan tantangan lari menelusuri pesona Kota Pagaralam dan keindahan Gunung Dempo dengan kategori fun run khusus pelajar 2,5 km, lalu challenge masyarakat umum dan atlet 5 km serta challenge masyarakat umum, Atlet dan profesional 10 km . Selain dari 17 kabupaten/kota se Sumsel, peserta juga berasal dari Bandung, Padang, dan Lampung.
Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru saat melepas peserta mengatakan, Sriwijaya Dempo Run Marathon Challenge 2021 ini akan menjadi agenda tahunan diselenggarakan dengan harapan nantinya dapat menjadi agenda olahraga lari marathon nasional.
“Digelarnya kegiatan ini akan membuat Pagaralam semakin dikenal bukan dari segi destinasi wisata tapi juga sebagai sport tourism. Bukan hanya untuk berwisata tapi juga untuk berolahraga,” ujar HD.
Terlebih lagi dalam kegiatan tersebut bukan semata-mata untuk mencari bibit-bibit bertalenta yang akan ikut pada ajang Porprov dan PON tapi juga untuk mempersiapkan diri pada Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) ke-VI Tahun 2022.
Walikota Pagaralam, Alpian Maskoni mengatakan, tujuan kegiatan ini mencari dan menambah bibit-bibit pelari serta mempromosikan destinasi wisata unggulan Kota Pagaralam. Selain itu mengajak masyarakat untuk gemar olahraga
“Terima kasih kepada Gubernur Herman Deru yang telah mendukung dan mensuport Sriwijaya Dempo Run ini. Kegiatan ini akan menjadi agenda rutin tahun Pagaralam dengan harapan kita akan memberi kesan positif bagi Kota Pagaralam,” pungkasnya.
Usai pelepasan peserta Sriwijaya Dempo Run Marathon Challenge 2021, HD juga sempat melakukan penanaman pohon secara simbolis di Halaman Kantor Walikota Pagaralam.
Turut hadir Anggota DPRD Sumsel Alfrensi Panggarbesi, Ketua KORMI Sumsel Hj. Samantha Tivani, Anggota DPRD Sumsel, Muhammad Yaser, Kadispora Sumsel, Akhmad Yusuf serta para kepala OPD Provinsi Sumsel dan Forkopimda Kota Pagaralam. (rma/ril)







Komentar