oleh

HD: Pertahankan Label Sumsel Zero Konflik Dengan Langkah Pencegahan Konflik

Palembang, Berita Rakyat Sumatera – Gubernur Sumsel H Herman Deru mengajak setiap elemen masyarakat yang ada di Sumsel untuk mempertahankan zero konflik yang ada di Sumsel dengan cara mencegah berbagai potensi perpecahan salah satunya ego suku tertentu.

Hal tersebut diungkapkannya saat menjadi narasumber pada acara Focus Group Discussion (FGD) dengan topik “Sumsel Zero Konflik Menuju Sumsel Maju Untuk Semua” dan penanganan pandemi covid-19 termasuk pelaksanaan program vaksinasi.

“Sebagai upaya pencegahan, kita memunculkan perda kearifan lokal untuk mengingatkan bahwa kita adalah warga Sumsel. Saya berharap kegiatan ini mendapatkan hasil yang baik kedepannya, sehingga dapat mempertahankan Zero Konflik yang menjadi Icon Sumsel,” katanya.

Disamping itu, HD katakan kegiatan ini juga diharapkan menjadi salah satu cara untuk mempererat silaturahmi serta melakukan perencanaan kerja untuk kedepannya.

Di dalam FGD ini, salah satu yang menjadi bahasan adalah bagaimana cara menegakan kedisiplinan protokol kesehatan di masa pandemi covid-19 namun tetap produktif dan harus mampu membedakan Super Prioritas antara sektor kesehatan, ekonomi, prioritas dan umum.

Sementara itu, Kapolda Sumsel, Irjen Pol Drs. Toni Harmanto, M. H. mengatakan, kegiatan FGD ini bertujuan untuk meningkatkan sinergitas dalam melihat situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di Wilayah Sumsel dengan membahas Isu yang ada dengan konsep Multi Door System.

“Kita harus mencari solusi untuk menyelesaikan setiap permasalahan yang ada secara bersama-sama, serta secara Early Warning yaitu lebih untuk mencegah timbulnya isu-isu agar tidak menjadi masalah di tengah masyarakat sehingga solusi yang didapat dari FGD dapat mencegah timbulnya masalah lain di kedepannya,” katanya.

Turut Hadir Forkopimda Prov. Sumsel dan Para Kepala OPD di lingkungan Prov. Sumsel. (ojn/ril)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *