oleh

HD: Salah Satu Cara Bersatu dan Berbabur melalui Budaya

Palembang, Berita Rakyat Sumatera – Gubernur Sumsel H. Herman Deru  Membuka Festival Reog Ponorogo dan Kuda Lumping se-Sumatera Selatan Tahun 2023, dalam sambutannya mengatakan dirinya ingin kesenian tradisional dapat terus diperkenalkan ke masyarakat khususnya generasi muda agar dapat meneruskan warisan kesenian dan budaya asli daerah di Indonesia.

“Indikator utama dimana saudara-saudara kita dari luar provinsi nyaman berada di Sumsel , dengan adanya Paguyuban Nusantara Sumsel Bersatu (PNSB).  Tentu menunjukkan kebinekaan itu adalah sebuah kekuatan , ditunjukkan dengan aksi-aksi ekonomi nya juga . Di Sumsel warga Jawa Timur mendominasi sebanyak 38% atau lebih kurang 4 juta jiwa” jelas HD.

HD juga berharap agar Sumsel  tetap Zero Konflik.

“Insya Allah kedepan tetap tidak ada konflik antar suku , antara agama.  Ini yang jadi modal pembangunan bagi daerah kita, diikuti oleh  seluruh Kabupaten/Kota di Sumsel dan Provinsi tetangga.  Kepada Para  Ketua paguyuban-paguyuban untuk terus memelihara kekompakan, sama sama mempertahankan originalitas , keaslian dari warisan leluhur tetap terjaga” pesan HD.

Untuk itulah diakhir sambutan HD mengingatkan Adat Istiadat Budaya itu  adalah aset kita. Sumsel ini punya Perda khusus pada pertahanan kearifan lokal seperti songket, tanjak dan lainnya .

“Tak kalah penting, juga menghormati  kebudayaan daerah lain, bahwa kita bisa berbaur karena kita bisa satu frekuensi dalam kebudayaan” tutup HD.

Turut hadir Wakil Bupati Ponorogo  Hj. Lisdyarita, S.H, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumsel, DR. Aufa Syahrizal, S.P, M.Sc. (rma/ril)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *