oleh

Hipotesa Corona?

MuaraEnim, BeritaRakyatSumatera – Data – data baru Corona makin mengejutkan. Anak-anak hingga balita turut menjadi korbannya. Yang paling mengejutkan adalah kasus positif corona pertama yang terungkap di Kabupaten Muara Enim.

Penderita pertamanya adalah seorang bayi perempuan yang baru berusia empat bulan. Bayi itu dinyatakan positif setelah menjalani serangkaian test. Setelah sebelumnya dianalisa menderita pneumonia berat.

Belum diketahui apakah balita ini tergolong kasus lokal atau import. Juru bicara gugus tugas Covid-19 dr Zen Ahmad dikutip dari Kumparan mengatakan kasus tersebut masih diselidiki.

“Bayi itu sebelumnya datang dengan keluhan pneumonia berat, setelah dilakukan uji Swab hasilnya ternyata positif Covid-19. Untuk status kasusnya masih dalam penyelidikan lebih lanjut?” katanya.

Kasus hampir serupa baru-baru ini juga terjadi di Riau. Seorang balita perempuan berusia dua tahun dinyatakan positif corona. Ia diduga tertular dari kakeknya.

Ada juga anak-anak berusia tujuh tahun. Satu orang asal Prabumulih dan seorang lagi asal Medan, Sumatera Barat.

Mereka masih sangat kecil. Mungkin juga tak punya penyakit penyerta. Imun tubuhnya pun mungkin dalam kondisi baik.

Ini semua seolah mematahkan keniscayaan yang selama ini didengungkan bahwa Covid-19 hanya menyerang lanjut usia (lansia) dan pasien dengan penyakit bawaan seperti paru dan diabetes.

Apakah semuanya hanya  hipotesa? Hanya kira-kira? Apakah sudah ada penelitian kenapa anak-anak dan balita terkena corona. Dan berapa besar peluang sembuhnya?

Saya bukan dokter apalagi ahli virus. Saya hanya bisa berdoa bahwa seseorang di luar sana bisa nenjawab  hipotesa ini. Dan kita bisa melindungi  dan menyelamatkan anak-anak dan balita. Karena mereka adalah masa depan kita. (ojan/BBS)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *