oleh

Mengenal Sejarah Corona Di Dunia Dan Tips Menghadapi Covid-19

Palembang, Berita Rakyat Sumatera – Coronavirus adalah sebuah virus yang ditemukan menginfeksi binatang dan dapat menularkan ke manusia, Untuk pertama kali corona mengkontaminasi manusia terjadi pada tahun 1960-an. Dan ini merupakan  serangan kasus corona pertama pada manusia.

Pada saat ini hampir semua negara di sibukan oleh virus corona dan virus ini merupakan Virus generasi ke 7 yang dapat menginfeksi manusia dalam sepanjang sejarah. Jenis virus ini di namai SARS-CoV-2 dan menyebabkan penyakit COVID-19.

Dari berbagai literature di ketahui Corona Virus Dalam kasus MERS (Middle East respiratory syndrome) di tularkan dari unta ke manusia, Dalam kasus SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome) di tularkan dari musang ke manusia, Dan saat ini kasus COVID-19 di duga di tularkan dari Ular dan Kelelawar.

Bagaimana Si Covid dapat menyebar dengan dasyat nya, Sehingga hampir semua Negara mendapat serangan nya?

Ini ulasan nya, untuk kasus Covid-19 ketika manusia sudah terinfeksi maka cara Penularan nya dari manusia ke manusia lewat droplet (partikel air liur) ketika penderita bersin atau batuk. Ada manusia lain yang berada dekat si penderita, Dan ketika manusia yang sehat tersebut tidak memakai masker, sudah dapat di pastikan partikel Virus Covid -19 akan masuk ketubuh melalui Pernapasan.

Ilustrasi batuk. (Photo: ist).

Setelah manusia yang terkontaminasi oleh partikel virus SARS-CoV-2, manusia tersebut mempunyai Masa inkubasi selama 2-14 hari. Dan masa Inkubasi adalah dimana saat pasien pertama kali tertular / terpapar virus, hingga menunjukkan gejala awal.

Saat ini yang paling berbahaya dan mempunyai resiko yang besar ketika tertular Covid-19 adalah Lansia berusia 70 tahun ke atas dan Orang yang memiliki riwayat penyakit lain seperti diabetes atau sakit jantung dan juga Orang yang memiliki riwayat penyakit pneumonia / sakit pernapasan.

Dari situs World Health Organization di ketahui dalam sebuah catatan nya, saat ini jumlah orang terkonfirmasih/menderita Covid-19 seluruh dunia Hingga akhir mei sebanyak 6.15.9000 orang. Dan data orang yang meninggal di seluruh dunia saat ini di karnakan terinfeksi Covid-19 sebanyak 3.71000 Orang.

Dan Dari situs yang sama, diketahui Untuk yang sembuh dari penyakit Covid-19 sebanyak 2.738000 orang . Dan menurut WHO Jumlah pasien sembuh terus bertambah dalam setiap harinya. WHO juga menyatakan 80 persen pasien sembuh tanpa membutuhkan perawatan khusus.

Sampai sejauh ini diketahui dari semua lembaga kesehatan diberbagai negara dan organisasi kesehatan dunia Belum ada vaksin atau pengobatan spesifik yang dapat menyembuhkan dari terinfeknya orang dari Si Covid-19.

Namun untuk tahap gejala yang disebabkan virus dapat diobati, tetapi Pengobatan juga harus didasarkan pada kondisi klinis pasien.

Ilustrasi pasien covid-19. (Photo: ist).

Organisasi Kesehatan Dunia, WHO Menyatakan Covid-19 Pada hari Rabu 11/3/20, sebagai pandemi atau wabah yang meluas ke berbagai negara. Dan Kriteria umum penetapan pandemi adalah Virus menyebabkan kematian dan terjadi Penularan virus dari orang ke orang terus berlanjut tak terkendali dan juga Virus sudah  menyebar ke hampir seluruh dunia.

Dengan menetapkan status pandemi, WHO meminta pemerintah seluruh negara meningkatkan usaha dalam mendeteksi, melacak, mengetes, merawat, dan mengisolasi kasus-kasus terkait Corona Virus.

Terakhir ada sebuah Tips untuk menghadapi Covid-19, Sebaiknya kita selalu mengunakan masker, Tidak perlu Cemas apalagi sampai Panik, Kita bisa mengubah rasa cemas menjadi percaya diri, namun hendaknya kita selalu menjaga kebersihan tangan, dan bagian tubuh lainya, juga mengikuti anjuran pemerintah.

Dengan begitu kita tidak hanya melindungi diri kita, tetapi kita juga sudah melindungi keluarga, sahabat dan komunitas kita tentunya juga kita sudah membantu para tenaga medis yang tidak perlu repot merwat kita, karna kita selalu sehat. (edd)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *