oleh

Menjelang Lebaran, Anies Baswedan: Hanya Virtual Mudik yang Diizinkan

Palembang, BeritaRakyatSumatera – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali meminta warga Jakarta untuk tidak melakukan mudik untuk mencegah penyebaran virus corona.

“Jangan mudik ke kampung halaman, mudik secara virtual diperbolehkan,” kata Anies dalam pernyataan pers yang dikutip dari Cable News Network Indonesia, Sabtu (16/5).

Dia menekankan bahwa mereka yang dapat melakukan perjalanan adalah orang-orang yang karena tugas atau pekerjaan mereka, termasuk dalam 11 sektor mendasar yang diizinkan untuk melakukan kegiatan selama pembatasan sosial skala besar PSBB.

Kesebelas sektor tersebut meliputi; kesehatan, makanan / minuman, energi, komunikasi dan teknologi informasi, logistik, konstruksi, perhotelan, dan keuangan.

Lalu ada industri strategis, layanan dasar, dan sektor kebutuhan sehari-hari. Selain pekerja dari sektor ini, Anies ingin orang-orang tetap di rumah.

“Idul Fitri atau tidak, sama saja. Virus tidak tahu nama hari itu. Tidak ada hari libur atau hari-hari biasa. Tidak tahu lebaran atau tidak, ”jelas Anies.

“Jangan membuat Jabodetabek kembali ke bulan Maret dan membuat upaya yang telah berjalan lebih dari dua bulan ini sia-sia,” lanjutnya.

Sebelumnya, Anies mengeluarkan Peraturan Gubernur Nomor 47 Tahun 2020 tentang Pembatasan Kegiatan Keluar dan / atau Memasuki Provinsi DKI Jakarta dalam Pencegahan Distribusi Covid-19.

Peraturan tersebut menyatakan bahwa penduduk Jabodetabek tidak dapat bepergian. Warga yang dapat melakukan perjalanan adalah pihak-pihak yang tidak termasuk dalam CBDR. (ray / bbs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *