oleh

Target Distribusi Bansos Jawa Barat Selesai Sebelum Lebaran

Palembang, BeritaRakyatSumatera – Fase pertama distribusi bantuan sosial (Bansos) di Jawa Barat ditargetkan selesai sebelum Idul Fitri 1441 Hijrah.

Kepala Dinas Perindustrian dan Industri Provinsi Jawa Barat (Disindag) Mohammad Arifin Soedjayana mengatakan, penyaluran bantuan sosial provinsi saat ini dilakukan ke semua daerah di Jawa Barat. Bantuan Sosial dimaksudkan untuk Data Kesejahteraan Rumah Tangga Terpadu (KRTS) Kesejahteraan Sosial Keluarga (DTKS) dan penerima bantuan sosial non-DTKS KRTS.

“Fase (target) pertama akan selesai pada 23 Mei 2020 sebelum Idul Fitri,” kata Arifin sebagai arahan dari Gubernur Jawa Barat, yang dikutip oleh Cable News Network Indonesia.

Menurut Arifin, ada sejumlah kendala selama proses distribusi. Selain proses verifikasi dan validasi data penerima bantuan sosial yang membutuhkan waktu, lokasi penerima bantuan sosial, dan penolakan dari masyarakat dan pejabat adalah salah satu kendala yang harus diatasi.

“Untuk daerah perkotaan, distribusi bisa diselesaikan lebih cepat, sedangkan untuk daerah terpencil itu membutuhkan waktu dan energi ekstra,” katanya.

“Kendala lain adalah jika ada penolakan distribusi baik dari masyarakat maupun pejabat, ini membuat target distribusi menjadi mundur dan tidak dapat diselesaikan sesuai dengan waktu yang disepakati,” katanya.

Untuk mengatasi kendala tersebut, kata Arifin, pihaknya gencar berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten / kota serta militer dan kepolisian. Tujuannya agar distribusi optimal.

“Pemantauan dan evaluasi secara rutin terus dilakukan agar setiap masalah yang muncul dapat segera ditemukan solusinya dan diselesaikan,” katanya.

Di Jawa Barat, Kabupaten Sumedang adalah salah satu daerah distribusi dengan tingkat akurasi data yang tinggi, yaitu 92,81 persen. Keakuratan tinggi dari data yang diusulkan oleh Kabupaten Sumedang membuat proses distribusi provinsi dan organisasi bantuan sosial lainnya berjalan secara optimal, dan tidak ada polemik di masyarakat.

Sekretaris Kabupaten Sumedang (Sekda) Herman Suryatman menyatakan, penyaluran bantuan sosial, baik dari kabupaten maupun provinsi, berjalan lancar dan tidak ada polemik atau dinamika di masyarakat.

“Kami memetakannya dari awal sehingga kami bisa menjelaskan kepada masyarakat, orang-orang yang berhak dan memenuhi kriteria akan mendapatkan bantuan. Bantuan yang diperoleh masing-masing keluarga berbeda, ada dari pusat, kabupaten, provinsi. Kami ingin menjelaskan ini, ”katanya. (ras / bbs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *