oleh

Dari Bawang putih Sampai Obat-obatan dari NTT, Bagaimana Orang Indonesia Memerangi Corona

Palembang, BeritaRakyatSumatera – Obat-obatan dan vaksin untuk merawat Corona belum ditemukan. Tetapi orang Indonesia memiliki cara mereka sendiri untuk melawan Corona.

Satu pasien pulih dari Covid-19 di Kabupaten Belitung, Kepulauan Bangka Belitung, mengaku memilih bawang putih panggang untuk perawatan.

“Karena Covid-19 belum memiliki obat untuk vaksin, jadi saya menggunakan metode belajar otodidak saya sendiri dan bersyukur kepada Tuhan pengalaman pribadi saya hanya 16 hari diisolasi di Rumah Sakit dan dinyatakan sembuh,” tulis pasien dalam tulisannya di akun Instagram pribadi, dikutip dari Antara.

Selain bawang putih panggang, pasien ini juga secara teratur mengonsumsi air lemon, suplemen vitamin C, vitamin B, air madu, berjemur, dan olahraga ringan dari ruang isolasi.

“Dua siung bawang putih panggang tidak perlu hangus, cukup taruh di atas Teflon sampai lemah (layu), setelah itu kunyah, setelah itu minum madu dalam segelas air,” katanya.

“Dan terima kasih Tuhan, hasil usapan keempat dan kelima negatif. Karena sehari sebelum saya melakukan tes swab, saya mengkonsumsi bawang putih sebelum tidur dan swab saya negatif, ”katanya.

Bawang putih sendiri sebenarnya baik untuk kesehatan karena mengandung senyawa yang memiliki sifat antibakteri, antivirus, dan antioksidan. Salah satu ramuan ini dapat meningkatkan kerja sel darah putih untuk melawan virus yang menyebabkan batuk dan pilek.

Dikutip dari Alodokter, konsumsi bawang putih secara teratur juga dianggap dapat mengurangi kadar kolesterol dan lemak darah, mengurangi risiko hipertensi dan kardiovaskular. Namun perlu diingat, hingga saat ini belum ada bukti klinis bahwa bawang putih terbukti dapat mengobati atau mencegah infeksi coronavirus.

Pemerintah Indonesia juga mengembangkan berbagai produk antivirus berbasis anti-eucalyptus yang diklaim berpotensi menangkal virus corona yang menyebabkan Covid-19. Saat ini, proses pengujian sedang dilakukan oleh tim dari Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pertanian.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan gagasan membuat serangkaian produk berasal dari hasil tes laboratorium para peneliti pertanian. Pengujian eucalyptus terhadap virus influenza, Beta dan Gamma Coronaviruses menunjukkan kemampuan untuk membunuh virus hingga 80-100 persen.

“Balitbangtan membuat beberapa prototipe kayu putih dengan nanoteknologi dalam bentuk inhaler, roll-on, salep, balsem, dan diffuser,” jelas Menteri Pertanian Yasin Limpo seperti dikutip Antara.

Sementara itu, Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat mengklaim telah menemukan obat tradisional untuk mengobati virus corona.

Dia mengaku telah mengirim ramuan obat tradisional ke Ketua Gugus Tugas Nasional Covid-19 untuk Percepatan Penanganan, Doni Monardo untuk membantu menyembuhkan pasien positif COVID-19.

Mengutip Antara, Viktor mengatakan ramuan yang diklaim mampu menyembuhkan Coronavirus baru adalah obat tradisional. Obat ini juga sering digunakan oleh warga NTT dalam menyembuhkan beberapa jenis penyakit yang dialami warga.

Hanya saja dia tidak menyebutkan bahan atau nama ramuan obat tradisional yang dimaksud.

“NTT kaya akan ramuan tradisional untuk berbagai jenis penyakit. Bahan-bahan tradisional untuk Covid-19 telah dikirim ke Jakarta untuk digunakan dalam menangani pasien Covid-19, ”katanya. (ras / bbs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *