oleh

Kisah Erin, Bayi 6 Bulan yang Kalahkan Corona 

Palembang, BeritaRakyatSumatera – “Terima kasih banyak” itu kata-kata yang tak henti diucapkan oleh Emma kepada seluruh petugas medis di rumah sakit anak Alder Her di Liverpool Inggris dikutip dari Mirror.co.uk. ucapan itu dilontarkann usai anaknya Erin Bates dinyatakan sembuh dari virus corona.

Kisah Emma dan suaminya Wayne serta anaknya Erin Bates-yang baru berusia 6 bulan benar-benar menyentuh. Saking menyentuhnya Erin mendapat penghargaan dari National Health Service (NHS)-program layanan kesehatan di Britania Raya. Kisah Erin melawan covid-19 pun viral di berbagai media sosial.

Emma dan suaminya Wayne sudah menunggu hampir 10 tahun sebelum mendapatkan bayi perempuan. Namun kebahagiaan itu mendapat cobaan berat.

Sekitar November 2019 Erin dinyatakan memiliki kelainan jantung langka dan berbahaya yang disebut Tetralogy of Fallots.

Pada tanggal 23 Desember, bayi yang lahir dengan beran 5 pon 4 ons harus menjalani operasi perbaikan jantung dan menghabiskan seminggu di perawatan intensif.

Setelah hanya dua hari di bangsal jantung, ia dirawat kembali di ICU setelah tertular RSV, virus yang menyebabkan infeksi saluran pernapasan.

Paru-parunya terinfeksi. Erin didiagnosis dengan bronchomalacia, melemahnya tulang rawan di dinding tabung bronkial, dan tracheomalacia, penyempitan saluran udara. Akhirnya diketahui bahwa dia tak bisa bernapas tanpa bantuan mesin pernapasan.

Kondisi kesehatan Erin makin parah. Pada 10 April bayi mungil itu didiagnosis menderita virus Corona. Ia pun harus tinggal lebih lama di rumah sakit, 4 bulan lamanya.

Virus corona tak hanya menyerang Erin. Kedua orang tuanya juga terimbas. Keduanya menjadi makin khawatir dengan nasib putri kesayangannya. Terlebih lagi semenjak dinyatakan positif corona, Erin hanya boleh dijenguk dan ditunggui sang ibu. Sementara ayahnya diminta pulang ke rumah.

Kabar bayi yang berhasil mengalahkan virus Corona itu menyebar dengan cepat di internet. Berita positif seperti itu dibutuhkan oleh semua orang.  (ras/bbs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *