oleh

51 Perusahaan BUMN Indonesia Dirampingkan

JAKARTA, BeritaRakyatSumatera – Langkah berani diambil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Republik Indonesia, Erick Thohir. Tak tanggung-tanggung, Erick menggabungkan puluhan perusahaan pelat merah dari
Menteri BUMN Erick Thohir berupaya memperkuat perusahaan pelat merah dengan cara merampingkan 51 anak dan cucu perusahaan BUMN dari PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk, PT. Pertamina (Persero) Tbk, dan PT. Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk.
“Langkah memetakan portofolio bisnis BUMN beserta anak-cucu perusahaan BUMN merupakan upaya memperkuat perusahaan. Bagaimana usaha digabungkan, pekerja menjadi lebih diutamakan, dan memperkuat cashflow. Yang pasti kita upayakan tidak ada Pemutusan Hubungan Kerja (PHK),” ujar Erick kepada pers.
Erick berharap, strategi bagi kementerian untuk mengkonsolidasikan, mempertahankan, divestasi, dan mentransformasi semua kebijakan untuk mengantisipasi dampak perekonomian Indonesia menjadi lebih baik. Terlebih, persoalan perekonomian mendapat tantangan berat akibat pandemi virus Corona (Covid-19).
Penguatan sektor ekonomi ini, lanjut Menteri BUMN, termasuk melakukan rasionalisasi 25 anak perusahaan PT. Pertamina (Persero) Tbk untuk dikonsolidasikan dirampingkan. Pihak Pertamina mengaku siap mendukung upaya para pemegang saham anak perusahaan PT. Pertamina untuk dilakukan perkuatan dan masuk program rasionalisasi.
“Pertamina telah mengidentifikasi dan mengkaji struktur korporasi anak-anak perusahaan PT. Pertamina Group. Setelah dilakukan kajian secara matang, terdapat 25 perusahaan yang berstatus non aktif, ini yang akan dilikuidasi atau dilakukan divestasi. Yang masuk program ini khususnya di hulu migas, yang harus dioperasikan oleh entitas bisnis khusus. Ini semua untuk memperkuat korporat,” kata Vice President Corporate Pertamina Fajriyah Usman.(ray/bbs).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *