oleh

Menperekraf: Kalsel Memiliki Destinasi Wisata Relligi Dunia

Banjarmasin, Berita Rakyat Sumatera – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menperekraf) RI Sandiaga Salahuddin Uno menyatakan, provinsi Kalimantan Selatan memiliki destinasi wisata religi yang bertaraf dunia.

Wisata yang dianggap bertaraf dunia tersebut adalah saat haul ulama karismatik, yakni, Guru Sakumpul atau KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani al-Banjari di Kabupaten Banjar.

“Ini sakah satu wisata religi terbesar di dunia, baik saat haul beliau mapun ziarah ke makamnya,” ujar Sandiaga Uno saat kunjungan kerja ke Kalsel, Rabu.

Sandiaga Uno datang disambut Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor atau lebih akrab disapa Paman Birin dan Ketua DPRD Kalsel H Supian HK, Wali Kota Banjarmasin H Ibnu Sina dan pejabat Pemprov Kalsel lainnya di Mahligai Pancasila, Rabu sore.

Sandiaga Uno menyatakan, Kalsel tidak hanya memiliki sumberdaya alam yang kaya saja, juga keindahan alamnya, tapi juga memiliki daya tarik wisata religi, di mana ini bisa jadi andalan yang mendunia.

“Ini akan kita kembangkan kedepan, karena kan wisatawan kita suka sekali wisata religinya ke Kairo atau ke Istanbul, ini bisa kita arahkan ke Kalsel ini,” ucapnya.

Sehingga, ungkap dia, jika wisata religi di Kalsel dikemas dengan baik, sehingga 11 miliar dolar yang biasa dihabiskan wisatawan negeri ini ke luar negeri, bisa diarahkan ke Kalsel ini.

“Sehingga bisa menambah kesejahteraan masyarakat Kalsel,” paparnya.

Kementeriannya berharap dengan Gubernur Kalsel bisa bekerjasama untuk membuat terobosan bagi kemajuan wisata nasional di provinsi Kalsel ini.

Dia menyampaikan, di masa pandemi COVID-19 ini, pihaknya mengajak untuk meningkatkan keterampilan dan kolaborasi untuk membangkitkan pariwisata dan ekonomi kreatif.

Sebab, lanjut Sandiaga Uno yang bangga mengenakan kain sasirangan, batik khas Kalsel ini, akibat pandemi COVID-19 ini mempengaruhi bagi 34 juta pelaku yang bergerak dibidang pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Termasuk di Kalsel ini masuk dapat guncang dahsyat itu, moga ini cepat berlalu, hingga pariwisata negeri kita kembali bangkit,” ujarnya. (ojn/bbs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *