Bengkulu, Berita Rakyat Sumatera – Pemerintah Provinsi Bengkulu memastikan kondisi bayi berusia 1,5 tahun yang sempat mengeluarkan cacing dari mulut dan hidung kini berangsur membaik setelah mendapat perawatan medis.
“Alhamdulillah, kondisi bayi sudah ditangani oleh ahlinya dan kini menunjukkan perkembangan positif,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, Edriwan Mansyur, di Bengkulu, Selasa (16/9).
Bayi tersebut telah dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M. Yunus Bengkulu untuk mendapatkan penanganan medis oleh dokter spesialis bedah anak. Dinkes juga berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Seluma untuk melakukan langkah pencegahan di daerah asal pasien.
Edriwan menyebut kasus serupa pernah dialami kakak bayi tersebut. Menurutnya, kejadian ini kemungkinan dipicu oleh ketidakpatuhan dalam pemberian obat cacing secara rutin, ditambah faktor lingkungan yang kurang sehat.
“Obat cacing minimal diberikan dua kali dalam setahun. Kalau aturan itu tidak ditaati, ditambah kondisi lingkungan kurang bersih, maka risiko kejadian seperti ini bisa meningkat,” jelasnya.
Selain penanganan cacingan, Dinas Kesehatan juga memberikan perhatian pada status gizi bayi yang dinilai kurang serta kondisi lingkungan keluarga agar lebih sehat.
“Gizi bayi juga bermasalah. Berat badannya jauh dari ideal sesuai usia. Karena itu, selain perawatan medis di rumah sakit, kami juga fokus pada perbaikan gizi dan lingkungan tempat tinggalnya,” tambah Edriwan. (mhn/bbs)







Komentar