oleh

Gubernur Babel Minta Pemkab Bangka Barat Terapkan PPKM di Dua Desa

Bangka Barat, Berita Rakyat Sumatera – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman Djohan meminta Pemerintah Kabupaten Bangka Barat segera menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro di Desa Tempilang dan Jebus, guna memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

“Pascapelaksanaan tradisi ruwahan menyambut bulan suci Ramadhan ini, banyak warga di dua desa ini terkonfirmasi COVID-19,” kata Erzaldi Rosman Dhjohan saat meninjau kesiapan Posko Satgas Penanganan COVID-19 di Pelabuhan Muntok, Bangka Barat, Sabtu.

Pada kesempatan itu, Gubernur Kepulauan Babel menyampaikan langsung kepada Sekretaris Daerah Pemkab Bangka Barat untuk segera memberlakukan PPKM skala mikro di Desa Tempilang dan Jebus, guna mempercepat dan mengoptimalkan penanganan penyebaran virus corona di dua desa tersebut.

“Di beberapa desa yang menggelar tradisi ruwahan, terdeteksi lebih 10 orang yang terkonfirmasi positif, terutama dari klaster ruwahan seperti Desa Tempilang dan Jebus,” katanya.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Babel Andi Budi Prayitno mengatakan penerapan PPKM skala mikro merupakan langkah taktis pemerintah dalam pengendalian, pemantauan dan evaluasi penanganan COVID-19 sehingga COVID-19 tidak menyebar dan meluas.

“Pada tahun ini, kita telah menerapkan PPKM skala mikro di beberapa desa Kabupaten Bangka, Bangka Selatan, dan alhamdulillah, kasus penyebaran virus corona ini dapat dikendalikan dengan baik,” katanya.

Menurut dia, PPKM mikro ini merupakan penguatan kapasitas dari ‘Kampung Tangguh’ yang di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sendiri bernama ‘Kampung Tegep Mandiri’ yang selama pandemi COVID-19 ini sudah berjalan, namun masih belum diimplementasikan dengan optimal, seperti halnya keberadaan dan peran Posko COVID-19 desa/kelurahan.

“Kita berharap dengan PPKM ini, kasus penyebaran COVID-19 di Bangka Barat dapat cepat diatasi, sehingga masyarakat dengan aman, tenang dan khusyuk menjalankan ibadah puasa Ramadhan,” katanya. (ojn/bbs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *