oleh

Bukan Cuma Indonesia, Ini Daftar Negara yang Juga Batalkan Haji di Tengah Pandemi

Palembang, Berita Rakyat Sumatera – Pandemi corona yang melanda sejumlah negara termasuk juga Indonesia, berimbas pada beberapa sektor kehidupan. Pelaksanaan ibadah haji salah satunya.

Melihat pandemi corona yang belum juga mereda, Pemerintah Arab Saudi memutuskan untuk menunda pelaksanaan ibadah haji tahun 2020. Hingga pertengah Juni ini, belum ada informasi atau keputusan dari Pemerintah Arab Saudi tentang pelaksanaan ibadah haji.

Sebagian besar wilayah Arab Saudi telah melonggarkan aturan pembatasan. Namun, pembatasan ketat masih diberlakukan di Mekkah.

Dilansir dari laman Worldometers, hingga Selasa (16/6/2020), jumlah kasus virus corona di Arab Saudi mencapai 132.048 kasus dengan angka kematian mencapai 1.011 orang.

Berdasarkan keputusan dari Pemerintah Arab Saudi inilah, Pemerintah Indonesia memutuskan untuk membatalkan pelaksanaan ibadah haji tahun 2020. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Menteri Agama, Fachrul Razi pada 2 Juni 2020.

Menag menyampaikan, keputusan itu diambil setelah mempertimbangkan aspek waktu, yang tidak memungkinkan melakukan persiapan keberangkatan sampai pemulangan jemaah haji, bila menuruti protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah.

Dilansir dari Indozone, Indonesia bukanlah satu-satunya negara yang memutuskan untuk membatalkan pelaksanaan ibadah haji di tengah pandemi corona seperti sekarang ini.

Ada pula Malaysia, Singapura, Kamboja, Thailand, Brunei, Mesir, Uzbekistan, dan India yang juga memutuskan untuk tak memberangkatkan jemaah haji tahun ini.

Di sisi lain, Afrika Selatan pada pekan ini membatalkan pelaksanaan ibadah haji karena adanya penutupan perbatasan.

Sebelumnya, Pemerintah Arab Saudi sempat mengeluarkan pernyataan bahwa mereka akan mengurangi jumlah kuota jemaah haji, dengan menerapkan langkah-langkah tambahan untuk memastikan pelaksanaan ibadah haji tahun ini berjalan aman.

Namun, Riyadh pada pekan ini mengumumkan bahwa mereka tengah mempertimbangkan pembatalan ibadah haji sepenuhnya, karena ada lonjakan kasus corona di kerajaan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *