oleh

Gubernur Herman Deru: Sumsel Maju Targetkan Swasembada Pangan

//Targetkan Lumbung Pangan, Dorong Peningkatan Produksi Padi di Setiap Daerah

PALEMBANG, Berita Rakyat Sumatera – Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru 2020 ini bertekad memprioritaskan peningkatan produksi pertanian dan ketahanan tangan di seluruh daerah dalam Provinsi Sumsel. Peningkatan dari tahun lalu yakni Sumsel memiliki luas lahan pertanian 2,1 juta hektar, kawasan perkebunan 3,8 juta hektar, dan produksi padi sebesar 4,6 juta ton dan 952 ribu ton jagung.

“Setiap daerah kita dorong melakukan peningkatan produksi pangan dan ekonomi rakyat. Terlebih di musim wabah Coronavirus Covid-19 ini, kita tidak kendor tapi malah terus berjuang untuk meningkatkan produksi pertanian dan perkebunan di Sumsel,” kata Gubernur Sumsel Herman Deru kepada Berita Rakyat Sumatera.

Sesuai arahan Presiden Joko Widodo, lanjut Gubernur, Sumsel menargetkan swasembada pangan di sentra-sentra produksi di seluruh daerah di Sumsel.
Gubernur sangat konsentrasi dengan program ini. Walau dalam kondisi wabah Covid-19, Gubernur tetap berkoordinasi dan mendatangi langsung daerah-daerah penghasil pangan di Sumsel secara bergantian. Contohnya, baru-baru ini Gubernur mendatangi panen raya padi di Kabupaten OKU Timur, Kabupaten Ogan Ilir, Kabupaten Banyuasin.

Begitu pula daerah lain, Gubernur mengajak Bupati/Walikota untuk memantau secara langsung perkembangan pangan di Sumsel, seperti di Kabupaten Lahat, Empat Lawang, OKU, Kota Pagar Alam, Kabupaten Musi Rawas, Muratara, Muara Enim, OKU Selatan, dan daerah lainnya.

Gubernur Herman Deru menyampaikan bahwa Provinsi Sumatera Selatan terus berjuang untuk swasembada pangan. Apalagi di tengah badai Covid-19, semua daerah penghasil pangan di Sumsel didorong untuk meningkatkan produksinya. “Kita bersyukur karena hampir semua daerah di Sumsel memiliki sumber daya pangan yang luar biasa. Bersama Bupati/Walikota, kita dorong meningkatkan produksi hasil pertanian, terutama padi dan kopi,” kata Deru bersemangat.

Bahkan, lanjut mantan Bupati OKU Timur dua periode itu, peningkatan produksi padi pada panen raya dan budidaya pangan di setiap daerah di Sumsel, tidak hanya ditargetkan untuk pemenuhan kebutuhan pangan di Sumatera Selatan, tetapi diupayakan untuk membantu daerah-daerah lainnya di Tanah Air.

“Dengan bersama-sama kita yakin produksi pangan di Sumatera Selatan akan terus meningkat. Di daerah mana pun di Sumsel kita minta Bupati/Walikota mendorong petani-petani agar konsentrasi meningkatkan swasembada pangan. Dalam situasi badai Covid-19, swasembada pangan sangat penting, karena pangan sangat prioritas. Kita tidak hanya berupaya memenuhi daerah kita, tapi harus dapat membantu daerah-daerah lain,” kata Deru.

Gubernur bahkan bertekad ingin menjadikan kembali Provinsi Sumatera Selatan sebagai Lumbung Pangan Nasional. Pada pertemuan dengan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo baru-baru ini, Gubernur Herman Deru juga menyampaikan potensi peningkatan produksi pangan di Sumatera Selatan, yaitu menyampaikan data luas kawasan budidaya pangan dan hortikultura Sumsel ialah seluas 2,1 juta hektar, kawasan perkebunan 3,8 juta hektar. Kemudian, produksi padi Sumsel tahun 2019 saja sebesar 4,6 juta ton, jagung 952 ribu ton. Untuk komoditas perkebunan, produksi tahun 2018 untuk kelapa sawit 3,8 juta ton, karet 1,08 juta ton, kopi 145 ribu ton. Pada tahun 2020 ini, Sumsel target swasembada pangan nasional.

“Kami bertekad kembali menjadikan Sumsel sebagai salah satu lumbung pangan nasional. Kami memiliki produk pertanian yang banyak, seperti beras, kopi, dan lain-lain. Potensi alam di Sumsel sangat luas, dan luasan lahan sangat potensial untuk pengembangan komoditas pangan dan perkebunan,” kata Herman Deru sebagaimana dilansir tim Kementan RI.

Bila sudah surplus dan dapat membantu daerah lain, transportasi laut juga tidak menjadi persoalan. Menurut Deru, Sumatera Selatan memiliki pelabuhan-pelabuhan bertaraf internasional yang dapat mengangkut komoditi ke berbagai daerah di Indonesia, bahkan ekspor ke manca negara.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengajak Gubernur Sumsel dan para Kepala Daerah di Indonesia untuk bersama-sama meningkatkan produksi pangan di Tanah Air. “Untuk mempercepat peningkatan produksi pangan, kita bangun bersama-sama pertanian kita. Kuncinya keberanian, kerja sama, kerja keras, dan fokus. Mari kita tinggalkan gaya kerja sporadis, tetapi kita berani mengambil inisiatif untuk meningkatkan produksi pertanian kita,” kata mantan Gubernur Sulawesi Selatan itu.

Sementara itu, pada video conference Gubernur se-Indonesia dengan Presiden Joko Widodo, dalam rangka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2020, Gubernur Sumsel Herman Deru menyampaikan bahwa Sumsel siap memantapkan program ketahanan pangan sesuai dengan pelaksanaan Major Project RPJMN 2020-2024, yang akan dilaksanakan dalam RKP Tahun 2021.

Presiden mengatakan, pada Rancangan Awal RKP 2021 mengambil tema “Mempercepat Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Sosial”. “Saya optimis tahun 2021 merupakan tahun pemulihan untuk itu selain percepatan untuk menghadapi Covid19 kita juga butuh percepatan pemulihan pembangunan. Saya minta para Gubernur merancang program yang sama untuk memperkuat dan memperluas stimulus ekonomi yang sudah disediakan oleh pemerintah pusat. Siapkan program dan jalankan dengan skema yang jelas dan transparan. Mari bersama-sama kita lawan Covid-19, pulihkan ekonomi kita dan tingkatkan produksi pangan,” kata Presiden. (eddy/asm/ras/bbs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *