oleh

Walau Covid, Ekspor Kopi Tetap Tinggi, Puluhan Kontainer Dikirim ke Timur Tengah

//Sumsel Terbesar Produksi Kopi Robusta, Tersebar Hampir di Seluruh Daerah di Sumsel, terutama di OKUS, Muara Enim, Lahat, OKU, dan Empat Lawang

PALEMBANG, Berita Rakyat Sumatera – Walau wabah Coronavirus Covid-19 melanda dunia, namun ekspor Kopi dari Indonesia ke manca negara seakan tak terpengaruh. Buktinya, ekspor kopi ke Timur Tengah khususnya Mesir meningkat 21 persen. Setelah dikirim 18 Kontainer dan 12 kontainer (30 kontainer kopi) bulan lalu, Mei ini tengah disiapkan lagi pengiriman Kopi asal Indonesia ke Timur Tengah. Untuk diketahui, produsen Kopi jenis Robusta terbesar di Indonesia ditengarai berasal dari Sumatera Selatan.

Menteri Perdagangan RI, Agus Suparmanto, melalui Plt. Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Kementerian Perdagangan RI, Kasan, mengatakan ekspor produk kopi Indonesia ke Mesir mengalami peningkatan sebesar 21 persen, walau wabah Covid-19 sudah melanda dunia. Para eksportir Indonesia bahkan telah menandatangani kontrak dagang dengan pembeli di Mesir saat Trade Expo Indonesia (TEI) sejak tahun lalu.

Menurut Kasan, beberapa kontrak impor lainnya juga telah disepakati untuk pengiriman Kopi periode Mei 2020 ini. “Kontrak dagang kopi Indonesia ke manca negara, khususnya tujuan Mesir, semuanya lancar,” kata Kasan, seperti dilansir tim Kemendag RI.

Untuk yang kontrak dagang April-Mei ini, antara perusahaan Egyptian Coffee Importer Group dengan PT. AJ, Indonesia. Kontrak dagang sebesar US$ 50 juta.

Data Badan Pusat Statistik (BPS), Indonesia merupakan negara yang menjadi pengekspor kopi terbesar di Mesir. Pangsa pasar kopi Indonesia di negeri Pyramid (Piramida)–salah satu dari tujuh keajaiban dunia–itu, mencapai 61,74 persen. Total ekspor kopi dari Indonesia ke Mesir setiap tahun trennya mengalami kenaikan. Pada 2018 kontrak sebesar US$ 58,2 juta, pada 2019 tembus US$ 59,5 juta, atau mengalami kenaikan hingga 2,30 persen. Nah, pada tahun 2020 ini, belum pertengahan tahun tapi sudah ada kontrak dagang kopi sebesar US$ 50 juta.

Menurut Atase Perdagangan Kairo, Irman Adi Purwanto Moefthi, harga kopi Robusta Indonesia di pasaran Mesir berada pada posisi teratas. Contohnya, untuk jenis kopi Robusta grade 1 dibanderol antara US$ 2.215 hingga US$ 2.300 per ton, kemudian grade 2 dihargai US$ 2.065 hingga US$ 2.100 per ton, dan grade 3 dibanderol dengan harga US$ 1.730 hingga US$ 1.800 per ton. “Walau wabah Covid-19, penjualan kopi Robusta asal Indonesia di Mesir masih tinggi. Tempat umum, hotel, restoran tutup, para pedagang dan distributor menjual kopi di Mesir melalui sistem daring (online), permintaan tetap tinggi,” kata Irman, dalam rilis.

Sekadar informasi, budidaya kopi di Indonesia ada sejak 300 tahun silam. Namun, gaya hidup meminum kopi baru membudaya sekitar 10 tahun terakhir. Harga biji kopi Robusta pun trennya mengalami kenaikan. Harganya berkisar Rp15.000 hingga Rp25.000 per Kg.

Menurut data dari Kementerian Pertanian, Direktorat Jenderal Perkebunan, kebun kopi terluas di Indonesia berada di Sumatera Selatan yaitu seluas 250.172 hektar kebun kopi. Pada kebun seluas itu, memproduksi biji kopi sebanyak 110.481 ton per tahun. Hampir seluruhnya kopi Robusta.

Kebun Kopi terluas di Sumatera Selatan itu tersebar hampir di seluruh daerah di Sumsel, namun terluas berada di Kabupaten OKU Selatan seluas 70.799 hektar dengan produksi kopi Robusta sebanyak 33.491 ton. Kemudian, Kabupaten Muara Enim mampu memproduksi 25.147 ton, Kabupaten Lahat sebanyak 21.175 ton, Kabupaten Ogan Komering Ulu sebanyak 19.967 ton, dan Kabupaten Empat Lawang sebanyak 5.175 ton.(asm/ras/rel/bbs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *