oleh

Janji Jadikan Lembaga Peradilan Lebih Baik

JAKARTA, BeritaRakyatSumatera – Mahkamah Agung Republik Indonesia memiliki ketua baru. Berdasarkan hasil pemilihan dua tahap yang memperebutkan 47 suara hakim agung, akhirnya terpilih nama Muhammad Syarifuddin menjadi Ketua MA periode 2020-2025. Ketua terpilih berjanji menjadikan lembaga peradilan lebih baik.

Pria kelahiran Baturaja, Sumatera Selatan, tahun 1954 itu, menjadi Ketua MA yang ke-14 menggantikan Hatta Ali yang memasuki masa pensiun. Jabatan Syarifuddin sebelumnya adalah hakim agung yang menjabat sebagai Wakil Ketua Mahkamah Agung membidangi Yudisial.

Pemilihan calon Ketua Mahkamah Agung itu dipilih oleh 47 hakim yang memiliki hak pilih dan memilih. Pemilihan terjadi dua tahap. Untuk tahap pertama ada enam kandidat ketua Mahkamah Agung, yaitu M. Syarifuddin (meraih 22 suara), Andi Samsan Nganro (raih 14 suara), Sunarto (raih 7 suara), Amran Suadi, Supandi, dan Suhadi (tiga nama terakhir masing-masing hanya raih 1 suara).

Pada tahap pertama, dari enam kandidat semuanya belum memenuhi 50 persen plus satu suara, berdasarkan Pasal 7 huruf e pada Tata Tertib Pemilihan Ketua Mahkamah Agung. Namun, M. Syarifuddin sudah meraih suara terbanyak dalam pemilihan yang disiarkan secara live via online tersebut.

Kemudian pada pemilihan berikutnya hanya dua orang yang lanjut tahap kedua. Syarifuddin meraih 32 suara, sedangkan Andi Samsan hanya mendapatkan 14 suara. Berdasarkan hasil yang telah ditetapkan dalam Keputusan Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia, Nomor: 96/KMA/SK/IV/2020 tentang Peraturan Tata Tertib Pemilihan Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia. “Calon ketua terpilih resmi ditetapkan sebagai Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia,” kata Ketua Mahkamah Agung RI periode 2015-2020, Hatta Ali, langsung ketuk palu.

Sekadar informasi, Muhammad Syarifuddin yang menjadi Ketua Mahkamah Agung baru periode 2020-2025, sebelumnya merupakan Wakil Ketua Mahkamah Agung, Bidang Yudisial sejak 2016 lalu. Dia merupakan hakim agung yang berasal dari Baturaja, Provinsi Sumatera Selatan. Dia merupakan Ketua Ikatan Alumni Universitas Islam Indonesia, menggantikan Mahfud MD. “Semua tahapan pemilihan sudah dilakukan sesuai prosedur, dan hasilnya sudah sah,” kata Hatta menegaskan.

Setelah terpilih, Syarifuddin mengaku akan meningkatkan kinerja Mahkamah Agung. Menurut dia, gebrakan ketua sebelumnya Hatta Ali telah dinobatkan sebagai Bapak Pembaharuan Bangsa dalam Badan Peradilan.

“Pak Hatta Ali selaku Ketua Mahkamah Agung senior telah membawa kemajuan besar dan perubahan luar biasa terhadap hukum Indonesia. Beliau (Hatta Ali) mencapai banyak kemajuan. Apa yang telah dicapai akan kita tingkatkan lebih baik lagi. Saya yakin visi terwujudnya badan peradilan yang agung tahun 2035 bisa lebih cepat kita capai,” kata Syarifuddin.(ojan/bbs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *