oleh

Komoditi Pangan di Sumatera Selatan Aman dan Terkendali

PALEMBANG, BeritaRakyatSumatera – Pemerintah Pusat memastikan komoditi pangan di setiap Provinsi di Indonesia aman hingga setahun ke depan. Tak terkecuali di Provinsi Sumatera Selatan, dinyatakan aman dan terkendali.

Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian, dalam teleconference dengan Pemerintah Provinsi se-Indonesia, termasuk Provinsi Sumatera Selatan, memastikan bahwa persediaan pangan di Sumatera Selatan, seperti beras dan jagung aman dan cukup hingga satu tahun ke depan.

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel Nasrun Umar melaporkan kepada kepada Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, bahwa komoditi produk primer di Sumatera Selatan aman dan cukup untuk 6 bulan hingga satu tahun ke depan. Penyampaian video conference nasional itu dalam rangka koordinasi kebutuhan daerah bidang perindustrian, perdagangan, dan pangan dalam pencegahan penyebaran dan percepatan penanganan Covid-19 di Indonesia.

Untuk kebutuhan produk, lanjut Nasrun, semua aman di Sumatera Selatan karena provinsi ini merupakan daerah penghasil beras, jagung, dan komoditi lainnya. “Untuk beberapa produk yang harus didatangkan dari luar daerah, seperti gula dan bawang putih, terus dipantau agar komoditi tersebut selalu tersedia di Sumatera Selatan,” kata Nasrun.

Terkait dengan laporan pangan, berdasarkan data komoditi terakhir mengenai harga bahan pangan di Sumatera Selatan tercatat stabil. “Data komoditi di Sumatera Selatan semua aman dan stabil. Kami juga mengantisipasi daerah rentan pangan pada 17 Kabupaten/Kota di Sumatera Selatan, semua stabil. Kami juga memantau Bulog di Pasar Tradisional, dan meningkatkan penyerapan hasil panen, melakukan operasi pasar toko tani, hingga memastikan produk lokal tetap terjaga,” kata Sekretaris Daerah, Nasrun Umar. (eddy/bbs).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *