oleh

Pemprov Sumsel Anggarkan Rp37 M, Cegah Karhutla 2020

PALEMBANG, Berita Rakyat  Sumatera – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan tidak hanya sibuk menangani pencegahan Coronavirus Covid-19, namun persiapan menghadapi dan mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Sumsel dianggarkan dana Rp37 miliar. Angka yang dianggarkan pada 2020 ini naik signifikan dari tahun 2019 lalu yang sebesar Rp1,7 miliar.

Seperti dirilis Humas Pemprov Sumsel, anggaran sebesar Rp37 miliar diperuntukan bagi 10 daerah di Sumsel yang rawan Karhutla, di antaranya Kabupaten OKI Rp6 miliar, Ogan Ilir Rp5 miliar, Muba Rp5 miliar, Banyuasin Rp5 miliar, dan Kabupaten Muara Enim Rp5 miliar. Kemudian Kabupaten PALI Rp5 miliar, Musi Rawas Rp1 miliar, Muratara Rp1 miliar, OKU Rp2 miliar, dan OKU Timur Rp2 miliar.

“Ini merupakan suatu lompatan yang cukup dapat kita berikan suatu stimulan dalam melakukan pencegahan karhutla,” ungkap Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel Nasrun Umar, saat melakukan Video Conference di Command Centre Kantor Gubernur.

Menurut Nasrun, Provinsi Sumsel sebagai salah satu provinsi status rawan Karhutla, karena Provinsi Sumsel memiliki lawan gambut terluas kedua di Sumatera.

Nasrun melaporkan, dalam kaitan antisipasi Karhutla tahun 2020 sedang dan telah dilakukan oleh Pemprov Sumsel diantaranya pada tanggal 18 November 2019 dalam hal ini Gubernur dan Bupati/Walikota se-Sumsel telah bersinergi dan berkomitmen untuk melakukan pencegahan dan penanggulangan Karhutla.

Kemudian, Sekda juga mengatakan Pemprov Sumsel telah membentuk tim terpadu pencegahan dan penanganan karhutla berdasarkan SK Gubernur yang di ketua langsung Sekda yang dibagai dalam 7 bidang program kerja. (rel/hms)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *