oleh

Sekda Ratu Dewa: Mulai Besok Bantuan Sembako Dibagi Bergiliran

//Antisipasi PSBB 5-6 Bulan, Pemkot Palembang Anggarkan Rp480 M

PALEMBANG, Berita Rakyat Sumatera – Setelah resmi mengusulkan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar), Pemerintah Kota Palembang menambah alokasi anggaran untuk penanganan Coronavirus Covid-19. Angkanya dua kali lipat, dari Rp200 miliar menjadi Rp480 miliar. Bantuan Sembako sendiri mulai dibagikan Jum’at besok (8/5/2020) secara bergiliran.

Sekretaris Pemerintah Daerah Kota Palembang, Ratu Dewa mengatakan, penambahan anggaran untuk penanangan Coronavirus Covid-19 di Kota Palembang dalam rangka mengantisipasi status baru PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar), yang sudah diusulkan kepada Menteri Kesehatan, melalui Gubernur Sumsel Herman Deru.

“Anggaran itu sebagai bentuk antisipasi PSBB untuk 5 hingga 6 bulan ke depan. Kita anggarkan dulu, walau dana fisiknya tergantung pendapatan,” kata Ratu Dewa kepada Berita Rakyat Sumatera.

Menurut Ratu Dewa, pengganggaran tersebut sesuai dengan regulasi Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Keuangan dan Menteri Dalam Negeri untuk dipotong 50 persen belanja modal dan belanja barang dan jasa.

Bagaimana dengan masih banyak RT yang belum menerima bantuan? “Memang belum, besok mulai pembagian Sembako Pemkot sebanyak 10 ribu tapi ke kawasan Seberang Ulu (SU) dulu. Data terbaru, untuk masyarakat miskin baru akibat Corona lumayan besar,” kata Dewa.

Anggaran tersebut dapatnya darimana? “Kami melakukan penyisiran hingga penghematan pada pos-pos tertentu untuk mengalokasikan tambahan dana untuk menangani virus corona ini,” kata Ratu Dewa, sebagaimana dilansir Antara.

Penambahan anggaran ini tak lain untuk langkah antisipasi mengingat terjadi tren penambahan kasus setiap hari, yang mana kota ini sudah berstatus zona merah.

Sementara itu, Inspektur Kota Palembang Gusmah Yuzar mengatakan pengalokasian anggaran APBD ini sesuai dengan surat keputusan bersama Mendagri dan Menteri Keuangan.

Penambahan dana ini diperoleh dari alokasi dana untuk RS Bari dan Dinas Kesehatan sebesar Rp39 miliar. Kemudian penyesuaian APBD untuk pos belanja tidak terduga di BPKAD Palembang sebesar Rp441 miliar.

“Pemkot memiliki tiga prioritas dalam penanganan COVID-19 ini yakni jaring pengamanan kesehatan, jaring pengamanan sosial, dan penanganan dampak ekonomi,” kata dia.

Prioritas ini sesuai dengan SE Mendagri nomor 440/2622/SJ, instruksi Mendagri nomor 1 tahun 2020, dan buku pedoman penanganan COVID-19 yang dikeluarkan Mendagri.

Sementara itu, masyarakat yang belum mendapat bantuan apapun di Palembang tercatat sekitar 49.669 KK atau dikenal dengan sebutan masyarakat miskin baru. Mereka menerima bantuan Sembako Rp179.000 per KK. (eddy/ant/bbs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *