oleh

Siapkan Rp100 Miliar, Beli Karet Petani

JAKARTA, BeritaRakyatSumatera – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengeluarkan kebijakan baru untuk membantu petani karet di tengah situasi resesi ekonomi akibat Pandemi Covid-19. Salah satunya dengan membeli karet petani untuk pembuatan aspal karet. Anggaran sebesar Rp100 miliar sudah disiapkan untuk memuluskan rencana tersebut.

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono dalam keterangan persnya, Senin (13/4), mengatakan pembelian karet bertujuan untuk menyerap getah produksi masyarakat yang saat ini harganya sedang jatuh. Nantinya, karet yang dibeli akan dijadikan bahan baku pembuatan aspal karet.

“Kami sudah siapkan Rp100 miliar. Karet ini nanti untuk bahan campuran aspal,” ujar Basuki.

Menurutnya, pembelian yang dilakukan nantinya melalui koperasi ataupun Unit Pengolahan dan Pemasaran Bokar (UPPB) yang ada di daerah sentra produksi karet. Seperti di Sumsel, Jambi, Kalimantan Barat, Lampung dan Riau.

“Program ini termasuk dalam program padat karya tunai. Nantinya, ada beberapa produk lainnya yang juga akan dibeli. Seperti tanaman Rosan yang bisa dibuat cat Marka jalan,” ungkapnya.

Dijelaskan, program padat karya tunai ini diharapkan dapat menyerap tenaga kerja serta mempertahankan daya beli masyarakat. Khususnya yang berada di pedesaan. “Harapannya sedikit banyak dapat berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (Yani)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *