oleh

Terupdate, Sungguh Miris Dua bayi laki-laki berusia 14 hari Terinfeksi positif COVID-19

PALEMBANG, Berita Rakyat Sumatera – Sunguh miris Seorang Ibu yang melahirkan dua bayi terinfeksi covid-19, dan yang lebih menyedihkan lagi kedua bayi laki-laki yang baru di lahirkanya dan baru berusia 14 hari juga terinfeksi Covid-19. Ini terjadi di Kabupaten Musi Rawas, dan ini merupakan kasus termuda di sejak dua bulan terakhir.

Melihat kondisi Ibu dan Dua Bayi laki laki tersebut banyak petugas medis yang terenyuh, selain merawat ibu dan dua bayi laki-laki ini mereka juga menitik kan airmata, sembari berucap semoga Allah memberikan pertolongan nya.

Salah seorang tenaga medis dr. Rajiv ketika di minta komentar nya terkait pasien yang masih balita tersebut, mengatakan “kita sangat sedih dengan kasus ini, dan kita berupaya semaksimal mungkin untuk membantu semua pasien yang terinfeksi Covid-19.”

Sementara itu Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumsel Yusri, Selasa, mengatakan dua bayi tersebut bernomor kasus 567 dan 568 asal Kecamatan Megang Sakti yang penularanya berstatus lokal.

Yusri menambahkan Kabupaten Musi Rawas juga mendapat tambahan kasus positif Covid-19 pada 19 Mei sebanyak lima orang yakni kasus 571 (perempuan 28 tahun), kasus 574 (perempuan 29 tahun), kasus 581 (laki-laki 26 tahun) dan ketiganya berasal dari Kecamatan Megang Sakti.

Dua lainnya yakni kasus 573 (perempuan 26 tahun asal Kecamatan Jayaloka) dan kasus 575 (perempuan 34 tahun asal Kecamatan Tugumulyo).

Semua kasus berstatus local kecuali kasus 575 yang berstatus impor dari luar Musi Rawas.

Sebelumnya juga ditemukan bayi perempuan usia dua bulan positif covid-19 di kabupaten musi rawas pada 1 mei yang masih terhubung ke klaster di kota lubuklinggau.

Sementara dengan adanya temuan dua kasus bayi itu total tercatat sudah ada 15 kasus positif covid-19 di kabupaten berpenduduk 408.597 jiwa tersebut dan berada di posisi ke delapan dari 14 kabupaten/ kota yang ada temuan kasus di Sumsel.

Selain itu gugas tugas Sumsel berharap masyarakat dapat memahami bahwa covid-19 sejauh ini dapat menyerang siapa saja tanpa melihat Usia atau jenis kelamin selagi potensi-potensi penularan itu masih ada, terutama disebabkan lemahnya upaya pencegahan.

“Kami menghimbau Jika kita menyayangi Keluarga kita, sahabat kita  dan lingkungan kita gunakanlah masker baik diluar maupun dalam rumah, apalagi jika di rumah ada orang tua kita yang sudah berusia lanjut dan anak anak, setidaknya pengguna masker bisa meminimalisir penyebarannya,” ucap yusri menerangkan.

Di tempat terpisah, Oktaf Riady Pengamat pemberitaan Covid-19 Indonesia, mengatakan Saat ini ada satu negara di asia yang kasus positif nya sangat kecil dan itu patut untuk di jadikan contoh, Negara tersebut adalah Vietnam.

Oktaf menerangkan, beberapa hari yang lalu saya membaca beberapa media Vietnam dan saya kaget karna kasus di Vietnam sangat lah kecil angka nya baru dua ratus kasus.

Ternyata setelah saya pelajari orang orang di Vietnam sangatlah di siplin, dalam kesharian mereka sudah biasa memakai masker, hal ini karna di sebab kan pengaruh polusi udara yang Buruk.

Dan setelah ada nya virus Covid-19 warga negara Vietnam benar-benar menjalankan Physical Distancing, Pemerintah tidak perlu melakukan himbauan yang berlebihan karna masyarakatnya sadar benar akan arti kesehatan. (ray)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar

  1. Ya Allah semoga engkau menolong Ibu dan Anak yang tak berdosa ini,kasihan mereka ya Allah Amin ya robbal alamin.