oleh

VIKTOR INGATKAN NYAWA MANUSIA JANGAN JADIKAN PENCITRAAN POLITIK

PALEMBANG, BeritaRakyatSumatera – Bupati dan Walikota Seprovinsi Nusa Tengara Timur di minta untuk serius menangani Corona Virus-19. Hal ini di katakana dengan tegas oleh Gubernur NTT Bung Viktor Bungtilu Laiskodat, dalam Instruksinya yang di keluarkanya baru baru ini,Viktor meminta kepada semua Bupati dan Walikota untuk melakukan skrining atau Pemeriksaan dengan ketat pada setiap Orang yang datang di daerah nya masing masing.

Tidak ada pengecualian semua Bupati atau Walikota harus lakukan itu ,lihat dengan seksama setiap orang yang masuk ke daerah Mu,baik dia mengunakan Angkutan Darat,Laut,maupun Udara.terlebih lagi kalau orang orang yang masuk itu dari daerah yang sudah masuk kategori Wilayah Zona Merah harus benar benar di Karantina selama 14 hari.

Bung viktor menambahkan Bupati atau Walikota saya minta agar Bertangung Jawab Penuh dan jika perlu ikut menjemput para pelaku perjalanan yang teridentipikasi sebagai ODP/PDP dari Bandara atau Pelabuhan Laut menuju lokasih karantina yang sudah di siapkan oleh kalian sebagai kepala Daerah Pemerintah Kabupaten Kota.

Saya sebagai Gubernur yang memegang Tongkat Komando sebagai Perpanjangan Tangan dari Pemerintah Pusat,memintah dengan Tegas tidak ada Negara dalam Negara semua harus satu Komando dalam bingkai NKRI,Semua harus Ikuti Instruksi Pemerintah Pusat.Semua Bupati dan Walikota saya minta untuk serius menangani Covid -19 ini,dan jangan sekali kali masalah yang menyangkut Nyawa Manusia ini, kalian jadikan untuk ajang Pencitraan Politik,biarkan Rakyat Sendiri yang menilai kita Bekerja.

Dan yang terakhir Saya meminta untuk di lakukan Pemantauan yang Berkesinambungan terhadap semua Penduduk di wilayah kalian masing masing,tidak perlu Berami Rami cukup dengan cara Berjenjang sampai Ketingkatan RT jika terdapat Indikasi /gejala medis terkait Covid-19 maka segerah di arahkan atau di fasilitasi untuk segera melakukan Pemeriksaan di Fasilatas Kesehatan yang sudah di siap kan.kata Bung Viktor dengan Tegas.(mirjan/bbs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *