oleh

Berburu Baju Lebaran, Pengunjung Matahari Abaikan Physical Distancing

Palembang, Berita Rakyat Sumatera – Prabumulih Sudah di tetapkan oleh Kementerian kesehatan sebagai daerah di berlakukan nya PSBB, Namun Sayang nya Sampai sejauh ini belum jelas kapan tangal pastinya Prabumulih akan memberlakukan PSBB.

Kesadaran Masyarakat terhadap Physical Distancing juga belum sepenuh nya di sadari, seperti terlihat pada Foto yang di kirimkan seorang warga kota Prabumulih ke dapur redaksi berita rakyat sumatera, ramainya pengunjung Matahari Departemen Store di Citimall.

Tampak Keramain di Citimall Prabumulih.

Prabumulih mendadak ramai diperbincangkan. Foto-foto yang berseliweran di media sosial itu menunjukkan betapa padatnya para pengunjung, khususnya Sabtu (16/5) lalu. Demi berburu baju lebaran pengunjung rela mengabaikan physical distancing atau jaga jarak.

Di tengah pandemi covid-19, di Prabumulih yang sudah berstatus zona merah, yang jumlah penderitanya tidak sedikit, foto-foto itu terasa menyayat-nyayat hati .

Khususnya hati para tim medis, tim public safety center (PSC), petugas yang memakamkan jenazah penderita covid-19, serta untuk orang-orang yang selama ini sudah dengan rela mengisolasi diri secara mandiri demi memutus penyebaran virus corona.

Ironisnya lagi, paska Idul Fitri 1441 Hijriah Prabumulih akan segera memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Pihak Matahari sebetulnya sudah menerapkan protokol kesehatan di antaranya memeriksa suhu tubuh pengunjung di pintu masuk. Terlihat juga pihak keamanan berjaga-jaga. Namun antrian pengunjung yang berdesakan takterhindarkan. Pengunjung terlihat sudah mulai berdesakan sejak lantai dasar mall.

Kejadian ini pun sontak mengundang kritik pedas para netizen. “Nah, gek kalu lah keno corona naru nak nyalahke pemerintah. Kemaren ngaku kekurangan sembako galo, sekarang sibuk cari baju lebaran,” tulis salah seorang netizen di salah satu media daring lokal.

“Biarlah mbak, mereka baru dapet ‘THR’ maklum bae,” juar bela netizen lainnya. (ray)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *