oleh

Bupati Muba Dodi Reza Alex: Alhamdulillah, WTP ke-3 Kali ini Untuk Warga Muba

SEKAYU, Berita Rakyat Sumatera – Bupati Musi Banyuasin (Muba) Dodi Reza Alex berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, terhadap APBD Muba Tahun Anggaran 2019 sebesar Rp3,9 Triliun.

Atas capaian itu, Bupati Muba Dodi Reza Alex mengucapkan terima kasih dan bangga seluruh masyarakat Muba, terutama juga kepada Ketua DPRD Muba dan para anggota, serta jajaran Pemerintahan Kabupaten Musi Banyuasin.

Hal itu disampaikan langsung oleh Bupati Muba Dodi Reza Alex dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Muba yang dipimpin Ketua DPRD Muba Sugondo, dengan agenda penyampaian penjelasan Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Muba Tahun Anggaran 2019 dan 2 (dua) Raperda Kabupaten Muba tahun 2020, Senin (27/4/2020).

Capaian prestasi Muba tersebut, lanjut Dodi, karena tata kelola keuangan dan pelaksanaannya terbaik sesuai dengan peraturan perundang-undangan. “Alhamdulillah, terima kasih kepada pimpinan DPRD dan para anggota, jajaran Pemerintahan Kabupaten Musi Banyuasin, terutama masyarakat Musi Banyuasin, dalam pelaksanaan APBD 2019 untuk ketiga kalinya dalam menerima LHP tercepat se-Indonesia yang telah mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Semoga tahun 2020 ini dan tahun-tahun berikutnya kita dapat mempertahankan OTP ini,” ujar putra mantan Gubernur Sumsel dua periode, Alex Noerdin, itu.

Dalam penyampaian Pertanggungjawaban
Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2019 tersebut, lanjut Dodi, meliputi laporan realisasi APBD, laporan operasional, laporan perubahan saldo anggaran lebih, neraca, laporan arus kas, laporan perubahan ekuitas dan catatan atas laporan keuangan yang dilampiri dengan laporan keuangan BUMD, dan laporan keuangan desa.

“Berdasarkan laporan keuangan kita ini, dapat diketahui realisasi atas pendapatan belanja, serta pembinaan yang telah ditetapkan dan dikelola secara tertib. Kemudian, kita juga taat pada Peraturan Perundang-undangan, efesien, ekonomis, transparan, dan bertanggung jawab dengan memperhatikan rasa keadilan kepatuhan dan manfaat untuk warga Kabupaten Musi Banyuasin,” ujar Dodi, langsung mendapat sambutan antusias dari DPRD, Pemkab Muba, dan masyarakat Musi Banyuasin secara luas.(asm/bbs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *