oleh

“Kabupaten Kaya” pun Tak Sanggup Halau Corona

Palembang, BeritaRakyatSumatera – Penyebaran virus Corona di Bumi Sriwijaya makin meluas. Kini, sejumlah kabupaten/kota mulai mengungkapkan penemuan kasus positif corona.

Tadi malam giliran Kabupaten Musi Banyuasin (MUBA) yang mengkonfirmasi bahwa salah satu warganya positif terjangkit corona. Warga itu diketahui memiliki riwayat perjalanan ke Kota Prabumulih yang jauh sebelumnya sudah dinyatakan sebagai daerah zona merah corona.

Kasus ini adalah kasus positif pertama di “kabupaten kaya” itu. MUBA yang memiliki Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) lebih dari Rp 4 triliun itu jauh sebelumnya sudah berupaya keras untuk menghalau pandemic corona.

Mulai dari menyediakan situs resmi covid19.mubakab.co.id sebagai sarana informasi terkait covid-19, menyediakan anggaran hingga 500 miliar-salah satu anggaran penanggulangan corona terbesar yang disiapkan oleh kabupaten/kota di Sumsel, hingga menerapkan aturan kebersihan dan social ddistancing yang tak kalah ketat. Dan tak ketinggalan menyiapkan fasilitas pemeriksaan corona gratis bagi warga. Namun apa hendak dikata, penyakit menakutkan itu akhirnya tiba juga di bumi Serasan Sekate.

Dibutuhkan lebih dari sekedar anggaran untuk menangkal corona. Dan Bupati Muba sekaligus Ketua Gugus Tugas Covid-19 Muba H Dodi Reza Alex Noerdin tahu betul itu. Agar penyakit yang telah menyebar di ratusan negara itu tak ‘menenggelamkan’ MUBA, Dodi langsung mengambil langkah tegas.

Ia langsung memerintahkan pemeriksaan bagi seluruh keluarga pasien yang sudah dinyatakan positif corona itu. Ia pun mengatakan akan segera menelusuri sejumlah kontak yang pernah bertemj atau berhubungan dengan pasien tersebut. Semua akan ditetapkan sebegai orang dalam pengawasan (ODP). Jika hasil pemeriksàan baik menggunakan rapid tes atau Swab ada yang positif, akan langsung dirawat.

“Kita akan isolasi dan karantina seluruh keluarga (pasien). Kita juga akan menelusuri orang-orang yang terakhi kali berhubungan dengan pasien,” setidaknya itu yang dijanjikan Dodi di video Press Conference yang kini beredar luas di medsos.

Meski telah mengumumkan pasien positif corona pertama di MUBA, namun hingga sekitar pukul 21.00 WIB situs khusus Covid-19.mubakab.co.id milik Kabupaten MUBA belum memperbaharui data. Di situs tersebut jumlah pasien positif corrona masih nol. Sementara jumlah ODP sekitar 218 orang dengan jumlah selesai pemantauan 51 orang atau 23 %. Sementara untuk pasien dalam pengawasa (PDP) berjumlah 13 orang dengan 3 orang dinyatakan pulang dan sehat. Selebihnya tidak ada informasi lain selain kegiatan seremonian Ketua Gugus Tugas Covid-19 sekaligus Bupati MUBA itu.

Sekadar informasi, pasien positif corona pertama di Kabupaten MUBA diketahui memiliki riwayat perjalanan ke Kota Prabumulih. Ia sempat dirawat di RSUD Sekayu. Pasien dirawat di rumah sakit yang beralamat di jalan Kolonel Wahid Udin, Kayu Ara, Sekayu mulai 11 April. Kemudian ia menjalani serangkaian tes mulai dari rapid test, laboratorium hingga swab. Tes dilakukan sebanyak dua kali pada 12-13 April. Kelang dua hari kemudian, tepatnya 15 April hasil tes diketahui bahwa pasien tersebut positif corona. (ray/bbs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *