oleh

PETUGAS MEDIS ZONA MERAH RESAH PEMERINTAH DAERAH BELUM BELI APD

PALEMBANG, BeritaRakyatSumatera – Dengan di tetapkan nya Prabumulih sebagai zona merah, Pemerintah kota Prabumulih sudah berusaha untuk mengantisipasi dengan berbagai macam kegiatan, Di antara nya bagi bagi Masker, Nyemprot Disinfektan, dan bagi-bagi Sembako, Juga mendatangkan alat Rapid Tes sebanyak 2000 buah.

Namun sayang nya keseriusan pemerintah kota Prabumulih dalam menangani percepatan penangulangan penyebaran virus covid-19 di pertanyakan, karna menurut sumber dari Garda terdepan (tenaga medis) yang Mewanti wanti nama nya untuk tidak di sebutkan mengatakan,kami sangat khawatir dan Takut saat ini, karna saat ini Prabumulih sudah kategori Zonah Merah.

Dan sampai sejauh ini kami sebagai Petugas Medis tidak di lengkapi dengan Alat Pelindung Diri yang memadai,kami mengunakan alat pelindung diri dari bantuaan masyarakat, Polres juga bantuan pihak Swasta, Dengan kondisi yang seadanya ini, sangat membahayakan keselamatan kami, namun kami tidak mundur apabila ada Pasien ODP atau tidak sebagai Petugas Medis, kami tetap melaksanakan tugas kami. katanya mantab.

“Oleh karna nya kami sangat berharap kepada Bapak Walikota Setelah berita ini keluarkan untuk memperhatikan Petugas Medis” Saya mewakili Teman Teman MEDIS mengucap kan trimakasih kepada media bapak yang sudah menulis berita dengan judul TUNJANGAN TENAGA MEDIS DAN ASN LAINYA BELUM DI BAYAR.Semoga pemerintah kota segera membayarkan Tunjangan tersebut.

Saya juga berharap kepada Pemerintah kota untuk Mengadakan Pelatihan Standar kalau ada ODP atau PDP yang Meninggal Dunia, bagaimana cara untuk menangani sesuai standar Covid, agar di kirim tenaga untuk melakukan Pelatihan, karna ini sangat di perlukan agar petugas di lapangan tidak Tertular.

Beritarakyatsumatera mengkonfirmaskan masalah ini kepada Kepala Dinas kesehatan kota Prabumulih melalui Whatsapp menanyakan kepada dr Happy Terkait Penggadaan Alat Pelindung Diri (APD) oleh Pemerintah Kota Prabumulih untuk Petugas Medis ,sudah di Beli apa Belum dr Tedjo Tidak membalas namun terlihat di Baca, tetapi dr Happy tidak Membalas nya.(eddy).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *